Setahun lalu, bintang Sacramento Kings De'Aaron Fox menjadi duta pertama Curry Brand. Sekarang  Fox akan menerima sepatu khas pertamanya dari anak perusahaan Under Armour tersebut. Fox rencananya akan bergabung dengan Stephen Curry dalam tur Curry Brand di Tiongkok pekan depan. Penggemar mengantisipasi kabar ini sebagai peluncuran pertama Curry Fox 1.

Dikutip dari Sneaker News, menurut desainer sepatu senior Ed Wallace, Curry Fox 1 akan menjadi model berpotongan rendah dengan tali. Siluetnya sendiri memiliki tujuan untuk pemain dengan kecepatan dan kemampuan seperti Fox. Meingkatkan performa maksimal di pemain lapangan basket.

De'Aaron Fox adalah salah satu point guard paling berbakat di NBA. Ia baru saja menyelesaikan musim dengan rata-rata 26,6 poin, 4,6 rebound, 5,6 asis, dan 2,0 steal per pertandingan, dengan akurasi tembakan 46,5 persen dari lapangan dan 36,9 persen dari jarak tiga angka dalam 74 pertandingan.

Fox memenuhi syarat untuk perpanjangan kontrak supermax offseason berikutnya jika ia dianugerahi penghargaan All-NBA. Jangan kaget melihatnya mengejar prestasi itu dan tampil di postseason bersama Domantas Sabonis, DeMar DeRozan, dan Malik Monk dalam beberapa warna Curry Fox 1 yang baru.

Sementara itu, kamp pelatihan Sacramento Kings akan dimulai pada akhir September, yang berarti manajer umum Monte McNair masih dapat melakukan satu atau dua langkah, mungkin termasuk merekrut beberapa pemain free agent untuk melengkapi roster Kings sebelum para pemain kembali ke Golden 1 Center. (*)

Foto: Under Armour

Populer

Untuk Pertama Kalinya Dalam 53 Tahun, Knicks Menjadi Juara NBA
Jalen Brunson Menangkan Trofi Bill Russell Sebagai MVP Final NBA 2026
New York Knicks Juara NBA 2025-2026
Hampir Saja Terjadi Kekacauan di San Antonio
Jaylen Brown Umroh Setelah Menjuarai NBA 2024
Sepatu Cina 361° Buat Koleksi Sepatu Edisi Robot Gundam
Tentang Sepatu “Signature” Pebasket Pertama di Indonesia
Sepatu Khas Keempat Aaron Gordon dari 361º
Mantan Pemain Clippers Bones Hyland Membela Tyronn Lue
Liz Cambage Ingin Pindah ke Nigeria, Namun Terhambat Kasus Lama