Alasan NBA Legalkan Mariyuana

| Penulis : 

NBA mengambil tindakan bersejarah pada penggunaan narkoba jenis mariyuana untuk pemain bola basket. Menurut Shams Charania dari The Athletic, kesepakatan bersama (CBA) baru antara NBA dan Asosiasi Pemain (NBPA) menghilangkan ganja dari program tes narkoba pemain. NBA akan mulai menerapkan aturan tersebut mulai musim 2023-2024. Para pemain akan diizinkan menggunakan mariyuana dengan batas tertentu. 

NBA tidak lagi mewajibkan pemain menjalani tes deteksi ganja dalam tes anti-dopingnya. NBA sudah menangguhkan pengujian acak pada 2021, dan akan mempertimbangkan sudut pandangnya, yang pada akhirnya akan melakukan perubahan aturan. Terlepas dari kejutan aturan baru, otorisasi penggunaan ganja secara bebas membuka opsi perawatan lain bagi pemain untuk masalah fisik. Apalagi mereka hanya memiliki satu opsi pengobatan dengan penggunaan terapeutik yang dihasilkan dari tanaman ini. 

Menanggapi aturan tersebut, bintang Phoenix Sun Kevin Durant secara terbuka menyerukan agar mengubah stigma seputar penggunaannya ganja. Sementara tokoh lain seperti Kareem Abdul-Jabbar atau Allen Iverson juga memilih untuk mengubah pandangan mengenai ganja. Hal ini dijelaskan oleh Alexander R. Haidmayer dari Footballr.at

Ganja atau dalam hal ini memiliki nilai obat tidak diragukan lagi. Banyak yang percaya itu lebih aman daripada narkotika lainnya. Lebih dari 100 zat aktif, yang dikenal sebagai kanabinoid, terkandung dalam tanaman rami. Salah satu zat tersebut adalah delta-9 tetrahydrocannabinol, juga disebut THC. Tumbuhan tersebut menghasilkan THC dalam bentuk dua asam yang paling banyak ditemukan pada tunas dan kelenjar resin tanaman betina serta di sekitar organ reproduksinya. Tanaman ganja memiliki kandungan THC untuk mencegah musuh alami seperti virus, bakteri, dan parasit. Sementara bagi manusia, zat ini memiliki efek memabukkan dari senyawa psikoaktif.

Seseorang dapat mengkonsumsi THC dalam bentuk rokok yang dapat dihirup atau makanan ringan oral seperti kue. Dalam kasus tertentu, resep medis juga dapat dibuat untuk pasien dengan penyakit yang parah. THC umumnya digunakan penggunaannya dalam bentuk hash atau mariyuana. Hashish (juga dikenal sebagai "obat bius") terdiri dari resin yang ditekan dari tanaman ganja, dan ganja (juga dikenal sebagai "gulma") terdiri dari bunga dan daun kering dari tanaman rami. Keduanya bisa dihisap atau dimasukkan ke dalam makanan dan minuman. THC dimetabolisme cukup cepat, dan memasuki aliran darah dan berikatan dengan reseptor di sistem saraf pusat dan otak yang berspesialisasi dalam penyerapan kanabinoid. Interaksi inilah menyebabkan efek memabukkan.

Tapi mariyuana memang tidak disarankan untuk orang yang sehat. Dikutip dari Zuri.net, NBA tetap memberikan batasan tertentu. Karena mariyuana dianggap tepat untuk digunakan dalam penanganan medis seperti penyakit Alzheimer, Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) HIV atau AIDS, penyakit Crohn, Epilepsi dan kejang, Glaukoma, Multiple sclerosis dan kejang otot, lalu nyeri hebat dan kronis. Jadi tidak semua pemain bisa dengan mudah memakai zat ini. 

Sementara itu, legalisasi konsumsi ganja bukan satu-satunya ukuran NBA. Ini juga termasuk dalam perjanjian baru bahwa pemain dapat berinvestasi di liga atau tim WNBA. Salah satu pemain yang mendapat manfaat dari langkah baru untuk berinvestasi dalam tim adalah LeBron James, yang beberapa kali menegaskan bahwa dia ingin memiliki tim di Las Vegas. Dengan cara ini, liga olahraga di Amerika lebih memodernisasi dirinya sendiri. (*)

Foto: Sports,Inquirer.net

Populer

Jepang Tanpa Ampun, Timnas Indonesia Babak Belur di Laga Pertama
Ancaman Penjara Bagi Pemain NBA Non-Vaksin yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan
Buzzer Beater Freddy Ibrahim Bawa Yordania ke Perempat Final
Tripel-dobel Harden Bawa Rockets Raih 60 Kemenangan
Kevin Durant Produseri Film Basket Penjara
CLS Knights Indonesia Balas Black Bears di Kertajaya Surabaya
Belum Ada Tim Melirik, Apakah Karier NBA Lonzo Ball Akan Berakhir?
Dylan Harper Ungkap Pengaruh Besar Gregg Popovich di Awal Kariernya
Ben Simmons Kembali ke NBA, Tapi Kontrak di Kings Belum Sepenuhnya Aman
Warriors Memperpanjang Kontrak Gary Payton II dan De'Anthony Melton