Knicks Bawa Gelar Juara ke New York via NBA 2K League

| Penulis : 

Setelah empat dekade lebih, Knicks akhirnya berhasil membawa gelar juara pulang ke New York. Mereka meraih gelar juara itu karena memenangkan kompetisi gim (esport) bola basket NBA 2K League mengalahkan Heat 2-0 kemarin Sabtu, 25 Agustus 2018 waktu setempat. Itu merupakan gelar juara pertama mereka setelah New York Knicks menjuarai NBA pada 1973.

Knicks sebenarnya bukanlah tim unggulan (underdog) ketika mereka muncul pertama kali di kompetisi gim ini. Akan tetapi, mereka justru memberi kejutan dengan lolos ke playoff di musim perdana. Knicks bahkan mengalahkan unggulan teratas Blazers dan melanjutkan kiprah ajaib mereka dengan mengalahkan Heat Check Gaming dua kali di final.

Mereka menang ketat dia dua pertandingan final dengan skor 69-69 dan 74-71.

Sementara itu, dengan perkembangan gim sekarang ini, NBA semakin yakin untuk meneruskan kompetisi esport. Di musim perdananya, mereka telah menggandeng 17 tim NBA untuk berpartisipasi dalam kompetisi. Musim depan kabarnya Lakers, Nets, Timberwolves, dan Hawks akan ikut meramaikan pertandingan. Itu artinya, NBA 2K League akan memiliki 23 tim NBA yang siap berpartisipasi di kompetisi selanjutnya.

“Kami berharap liga ini menjadi kompetisi global,” ujar Managing Director Brendan Donohue kepada Associated Press, seperti dikutip CBS Sports kemarin.

Dengan rencana tersebut, Knicks pun jadi punya kesempatan untuk mempertahankan gelar musim depan.  

Foto: NBA 2K League

Populer

Draymond Green Sebut Steve Kerr Menghambat Kariernya
Celtics Terseret ke Gim-7 Setelah Kalah Telak dari 76ers
Hindari Eliminasi, Rockets Mengalahkan Lakers di Gim 5
Knicks Eliminasi Hawks di Gim 6 Dengan Penampilan Bersejarah
Knicks Mengamuk! Cetak 83 Poin di Babak Pertama
Belum Sepakat, Negosiasi Steve Kerr dan Manajemen Warriors Berlanjut Pekan Depan
LeBron James Memecah Kesunyian Dengan Pendapat Tentang Perdebatan GOAT
Cavaliers Bangkit Untuk Memimpin 3-2
Pistons Hindari Eliminasi Setelah Menang di Gim 5
Giannis Antetokounmpo Menarik Diri dari Kualifikasi Piala Dunia Basket FIBA