Kevin Durant melontarkan kalimat yang berpotensi menuai pro dan kontra. Pemain Houston Rockets itu berpendapat bahwa penghargaan MVP memiliki nilai yang lebih berharga daripada gelar juara NBA.
KD menyampaikan hal tersebut saat menjadi bintang tamu dalam siniar Unguarded. Dalam kesempatan itu, KD mendapat pertanyaan mengenai mana yang lebih berharga bagi pemain NBA: menjadi MVP atau mendapatkan cincin juara.
KD memilih MVP. Ia memiliki alasan utama memilih MVP ketimbang memenangkan gelar. Alasan tersebut berkaitan dengan tingkap kendali seorang pemain. Meraih MVP bisa ditentukan sepenuhnya oleh performa individu pemain. Lain halnya dengan menjadi juara.
Baca juga: Kevin Durant Mengenang Kebersamaan dengan Russell Westbrook
“MVP itu hanya diberikan kepada satu pemain setiap tahun. Saya tidak peduli apa yang dikatakan orang. Gelar juara memang luar biasa dan menjadi momen yang sangat istimewa. Itu adalah pencapaian sebuah tim,” kata KD.
Bagi KD, dua hal yang menjadi pilihan itu sudah dalam genggaman. KD lebih dulu menjadi MVP NBA 2014 saat masih berseragam Oklahoma City Thunder. KD pindah ke Golden State Warriors pada 2019. Kemudian meraih gelar pada 2017 dan 2018.
Menurutnya, menjadi juara NBA merupakan pencapaian yang istimewa. Tetapi keberhasilan tersebut merupakan kerja kolektif. Saat memenangkan dua gelar NBA, KD bermain untuk Warriors yang saat itu mendominasi NBA.
Baca juga: Kevin Durant Sebut Sixers Era LeBron Lebih Mengerikan daripada Dinasti Warriors
Berbeda dengan penghargaan MVP. Sama-sama diberikan sekali dalam satu tahun, tapi hanya satu pemain yang menjadi MVP. Sejak penghargaan tersebut diberikan pada musim 1955-1956, hanya ada 36 pemain yang menerima trofi pemain terbaik.
“Kelompoknya sangat kecil dan dalam perebutan cincin juara, ada banyak hal yang terkadang berada di luar kendali Anda. Sementara untuk MVP, Anda memiliki sedikit lebih banyak kendali ketika mendapatkan kesempatan tersebut untuk memenangkan penghargaan,” lanjut pemain 37 tahun itu.
Seorang pemain yang mampu mencatat statistik besar dan didukung rekan setim kompetitif akan punya peluang masuk persaingan MVP. Situasinya berbeda tentang gelar juara NBA. Seorang pemain membutuhkan dukungan tim yang jauh lebih kuat untuk bisa melewati persaingan playoff hingga menjadi juara.
Perbedaan tingkat kendali tersebut menjadi alasan KD menilai MVP lebih berharga. Dalam perebutan penghargaan individu, pemain memiliki pengaruh lebih besar terhadap hasil akhirnya melalui performa sepanjang musim. Sementara itu, gelar juara sepenuhnya membutuhkan kontribusi kolektif dari seluruh anggota tim. (rag)
Foto: NBA