Program Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star menegaskan misinya sebagai bagian dari pembinaan pebasket muda Indonesia. Keberangkatan student athlete ke Amerika Serikat bukan sakadar mengikuti turnamen. Tetapi juga membuka peluang pendidikan dan karier basket di level internasional.

DBL musim 2026-2027 menghadirkan tema “Home of The Dreamers” yang menunjukkan semangat dan komitmen DBL Indonesia untuk membuka lebih banyak peluang bagi para student athlete.

Para pemain terbaik hasil seleksi DBL Camp mendapat kesempatan merasakan atmosfer basket AS. Mereka berlatih bersama pelatih berpengalaman hingga tampil di turnamen bergengsi level pelajar.

Sejak memusatkan kegiatan di Chicago pada 2023, DBL Indonesia secara konsisten mengirimkan tim All-Star ke kompetisi di bawah naungan NCAA (National Collegiate Athletic Association). Kompetisi tersebut juga dipantau oleh pencari bakat dan pelatih perguruan tinggi.

Baca juga: DBL All-Star Putri Juara, Tim Putra Torehkan Capaian Terbaik di Chicago

Kesempatan tersebut diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi para student athlete Indonesia untuk memperoleh beasiswa sekaligus melanjutkan karier basket di level yang lebih tinggi.

Wakil Direktur DBL Indonesia Donny Rahardian menegaskan bahwa tujuan utama program ini bukan hanya mengejar kemenangan. Menurutnya, DBL ingin membuktikan bahwa pemain muda Indonesia punya potensi besar.

"Kami ingin membuka peluang seluas-luasnya bagi anak-anak Indonesia. Jika ada yang berhasil melanjutkan pendidikan melalui beasiswa basket di AS, itu merupakan pencapaian yang jauh lebih besar dibanding sekadar hasil pertandingan," ujar Donny.

Perjalanan DBL Indonesia All-Star di AS menunjukkan perkembangan yang konsisten. Tim putri berhasil menjadi juara Chicago Summer Jam 2023. Tim putra melaju hingga semifinal. Pada Circuit of Champions 2025, tim putra dan putri meraih gelar ganda.

Baca juga: Tim Putra & Putri DBL All-Star ke Playoff National Summer Classic 2026

Prestasi itu berlanjut pada 24th Annual National Summer Classic 2026. Tim putri sukses mempertahankan gelar juara. Sedangkan tim putra mencetak hasil terbaiknya dengan finis di posisi ketiga.

Founder sekaligus CEO DBL Indonesia Azrul Ananda mengatakan setiap peserta All-Star juga dibekali filosofi “pay it forward” dengan harapan pengalaman para pemain tidak terhenti pada diri sendiri. Tapi juga bisa dibagikan ke generasi berikutnya.

“Di Amerika itu ada istilah pay it forward, manfaat yang kamu dapatkan itu lanjutkan ke orang lain. Kelak jika kamu punya kemampuan dan kesempatan, gunakan itu untuk menolong anak muda berikutnya,” kata Azrul.

Bagi DBL Indonesia, perjalanan ke AS bukan hanya soal mengikuti turnamen. Program ini dirancang sebagai wadah pembelajaran, pembentukan karakter, serta membuka jalan agar semakin banyak pebasket muda Indonesia memiliki kesempatan menembus dunia basket dan pendidikan internasional. (rag)

Foto: DBL Indonesia

Populer

Magic Johnson Ungkap Celah Tim Mewah Sixers
Warriors Gagal Dapatkan Jaylen Brown Karena Celtics Pilih Sixers
Kontrak LeBron James Tercatat Sebagai Pemotongan Gaji Terbesar Dalam Sejarah NBA
Tak Dapat "King James", Cavs Merekrut "Super Mario"
Karl-Anthony Towns Tak Gentar Menghadapi Tim Super Wilayah Timur
LeBron James dan Semua Hal Baru di Philadelphia
New York Knicks Dikabarkan Menolak LeBron James
Pro dan Kontra LeBron ke Sixers, Kevin Durant Pasang Badan
Stephen Curry Tidak Kecewa Warriors Gagal Rekrut LeBron
Menyusul LeBron ke Sixers, Kentavious Caldwell-Pope Incar Cincin Ketiga