Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 menutup kiprahnya di 24th Annual National Summer Classic 2026 dengan hasil yang membanggakan. Tim putri menjadi juara dengan torehan sempurna. Sedangkan tim putra mencatat sejarah baru sebagai peringkat ketiga.
Tim putri DBL All-Star nyaris tanpa celah sejak fase penyisihan grup. Mereka mengoleksi tiga kemenangan beruntun dan menjadi juara Grup A. Kemudian meraih satu kemenangan di laga eksibisi.
Tren positif itu berlanjut ke fase gugur. Tim putri DBL All-Star mengatasi perlawanan Midwest Wildcats-Stacionis dengan skor 63-35 di perempat final. Kemudian memastikan diri ke final usai unggul 57-31 atas Wis City Hoops.
Baca juga: Tim Putra & Putri DBL All-Star ke Playoff National Summer Classic 2026
Wakil Indonesia menunjukkan potensinya di babak final. Mereka menumbangkan HXB asal Tennessee 61-36. Hasil tersebut membawa DBL Indonesia All-Star memastikan diri mengangkat trofi di Summer Classic tahun ini.
Pelatih Midwest Wildcats-Stacionis Matt Stacionis menyampaikan apresiasi terhadap penampilan tim All-Star. Menurutnya tembakan tripoin para pemain Indonesia menjadi faktor pembeda dalam pertandingan.
"Akurasi tembakan tiga angka anak-anak Indonesia luar biasa. Mereka terus memberikan tembakan three-point dari awal sampai akhir. Kami kena run 9-0 lewat three-point di awal pertandingan dan itu cukup mengejutkan. Membuat kami harus mengubah skema pertahanan," kata Stacionis.
Sementara itu, tim putra juga mencuri perhatian melalui peningkatan performa yang signifikan dibandingkan edisi sebelumnya. Tahun ini tim putra berhasil menembus babak semifinal. Berbanding tahun lalu yang berada di posisi kelima fase grup.
Baca juga: DBL Lepas Skuad All-Star 2026 ke Chicago, Buka Jalan Menuju Beasiswa Kampus
Langkah awal memang tidak mulus karena kalah di laga pembuka. Namun, tim putra bangkit dan meraih tiga kemenangan. Mereka finis sebagai runner up Grup D sekaligus memastikan diri ke babak playoff.
Kemudian tim putra menyikirkan PAC Elite 17U, yang merupakan juara Grup A, dengan skor 46-34 di babak perempat final. Perjuangan skuad DBL All-Star nyaris menghasilkan kejutan di semifinal. Sayangnya, upaya tersebut belum cukup untuk melawan Gxfted Elite Hoyas dengan kemenangan tipis 57-55.
Tim putra tidak pulang dengan tangan hampa. Dalam perempatan tempat ketiga melawan Pro Lane dari Wisconsin, wakil Indonesia sukses mengamankan kemenangan 54-48. Secara keseluruhan tim putra meraih lima kemenangan dan dua kekalahan sepanjang National Summer Classic.
Hasil di Chicago menjadi penutup manis bagi perjalanan DBL Indonesia All-Star 2026. Gelar juara dari tim putri serta pencapaian bersejarah tim putra memperlihatkan bahwa pembinaan pemain muda Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan. (rag)
Foto: DBL Indonesia