Nestapa Pelita Jaya di PJ Arena, Dua Kali Menyaksikan Lawan Berpesta

| Penulis : 

PJ Arena menjadi saksi bisu kekecewaan Pelita Jaya Jakarta. Dalam dua musim beruntun, Pelita Jaya harus menyaksikan lawannya berpesta. Pelita Jaya menelan dua kekalahan di Final IBL yang gim terakhirnya berlangsung di PJ Arena.

Peluang Pelita Jaya menjadi juara sirna di Final IBL 2026. Luka itu datang dari Bogor Hornbills, tim yang baru debut kompetisi pada 2022. Hornbills datang sebagai kuda hitam dan memberi kejutan melalui kemenangan 3-2 di babak puncak.

Dalam Gim 5 yang berlangsung pada Minggu (28/6) itu, Pelita Jaya kandas dengan skor akhir 61-64. Hornbills pun menjadi juara IBL 2026. Kekalahan tersebut membuat Pelita Jaya menutup musim dengan kekecewaan meski melalui musim yang mengagumkan.

Baca juga: Musim yang Luar Biasa! Bogor Hornbills Juara IBL 2026

“Bukan hasil yang kami inginkan. Kami menjalani musim yang luar biasa. Baik secara statistik, individu, dan tim. Tapi kami gagal. Seperti itulah hidup. Anda harus menemukan cara untuk bangkit,” ucap pelatih Pelita Jaya David Singleton dalam jumpa pers usai pertandingan.

IBL 2026 seharusnya menjadi penebusan Pelita Jaya atas kekalahan di final musim sebelumnya melawan Dewa United Banten. Tetapi nasib berkata sebaliknya. Pelita Jaya tetap menelan hasil pahit di penghujung musim.

Padahal Pelita Jaya tampil nyaris tanpa cela sepanjang 2026. Pelita Jaya tampil sebagai tim paling dominan sepanjang musim reguler. Mereka hanya menelan dua kekalahan dalam 20 pertandingan.

Sebagai unggulan pertama, Pelita Jaya tampak meyakinkan dengan menyingkirkan Rans Simba Bogor 2-0 di ronde pertama Playoff IBL 2026. Kemudian memastikan adanya juara baru setelah mengalahkan Dewa United 3-1 di semifinal.

Baca juga: Musim Sempurna Travin Thibodeaux: Juara, MVP IBL, Sekaligus MVP Final

“Kekalahan ini terasa menyakitkan untuk sementara. Kami hanya bisa mengubahnya dan membuat sesuatu yang berbeda. Mencoba belajar dari pengalaman agar hal seperti ini tidak terjadi lagi,” lanjut Singleton.

Hasil di Final IBL 2026 itu menambah daftar panjang status Pelita Jaya sebagai tim spesialis runner up. Dalam satu dekade terakhir (tidak termasuk musim 2020 yang dibatalkan), Pelita Jaya berlaga di sembilan final.

Tetapi hanya dua kali meraih juara pada 2017 dan 2024 setelah mengalahkan Satria Muda. Selebihnya selalu kandas dalam momen mengangkat trofi. Enam kekalahan di final datang dari CLS Knights (2016), Satria Muda (2018-2022), Prawira Bandung (2023), Dewa United (2025), dan Hornbills (2026).

Pelita Jaya menutup IBL 2026 dengan catatan statistik tanpa mahkota. Tantang terbesar kini bukan sekadar mencapai final. Tapi mengakhiri kutukan runner up yang dua musim terakhir menghantui rumah sendiri. (rag)

Foto: IBL

Populer

Delapan Musim Selalu Tampil, Kini Lakers Tersingkir di Malam Pembukaan
Russell Westbrook Pensiun dari NBA Setelah 18 Musim
Tim Los Angeles Lakers Terjual Seharga 223 Triliun Rupiah
Westbrook Pensiun, Hanya Sisa Stephen Curry di Foto Lawas yang Ikonik
Westbrook Putuskan Pensiun, LeBron James Beri Dukungan
Sembilan Gim di Minggu Pembuka NBA 2026-2027 Langsung Panas
Jadwal NBA 2026-2027 Rilis! LeBron Buat Sixers Jadi Sajian Utama
Hanya 10 Bulan, Kenapa Tiba-tiba Mark Walter Menjual Lakers?
Jalen Brunson Antusias Menyambut Laga Perdana Melawan 76ers
Clippers Rekrut Pemain Tertinggi dan Terpendek di NBA Sekaligus