Hal-hal yang Membuat DBL Camp 2026 Berbeda dari Sebelumnya

| Penulis : 

DBL Camp 2026 dimulai pada Senin (27/4) di Jakarta Garden City. Edisi ke-17 tersebut berbeda dari sebelumnya. Perbedaan itu meliputi lokasi kamp, metode pengukuran peserta, menu tes fisik baru, dan kuota kesempatan kedua (wildcard) yang lebih banyak.

Ada 270 peserta (campers) dengan masing-masing 135 putra dan 135 putri. Kemudian tercatat 52 pelatih yang mengikuti kamp pelatihan basket pelajar terbesar di tanah air. Mereka datang dari berbagai kota di seluruh penjuru Indonesia.

DBL Academy Jakarta East

DBL Camp sudah tiga kali beruntun berlangsung di Jakarta. Tetapi tahun ini tidak hanya diadakan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. DBL Camp 2026 digelar di DBL Academy Jakarta East.

Rumah baru DBL tersebut terletak di Genova Asya Commercial GC03-GC07, Cakung, Jakarta Timur. DBL Academy Jakarta East menjadi cabang keempat dari DBL Indonesia. Sebelumnya sudah ada DBL Academy Pakuwon Mall dan DBL Academy Pakuwon City Mall di Surabaya, serta DBL Academy Yogyakarta.

Baca juga: DBL Camp 2026 Dimulai! 322 Peserta Berkumpul di Jakarta Garden City

DBL Academy Jakarta East sekaligus merupakan cabang pertama yang hadir di ibu kota. Kehadirannya menjadi jawaban terhadap tingginya antusiasme masyarakat Jakarta terhadap pembinaan bola basket usia muda.

Open house dan free trial dilakukan pada 24-26 April 2026. Ratusan peserta antusias mencoba langsung pengalaman berlatih bersama pelatih profesional. Juga melihat dan merasakan fasilitas berstandar internasional, kurikulum terstruktur, teknologi modern, nutrisi, hingga pengembangan karakter.

“Senjata Baru” yang Semakin Akurat

DBL Indonesia untuk pertama kalinya menghadirkan perangkat mutakhir dari Vald Performance. Teknologi tersebut adalah Nordbord, Force Frame, dan Force Decks yang membantu menganalisis performa fisik campers lebih akurat.

Norbord digunakan mengukur kekuatan otot hamstring. Force Frame untuk mengukur dan mengetahui kekuatan otot kaki secara isometrik. Serta Force Decks berfungsi mengukur tinggi lompatan, power landing, dan air time.

Baca juga: Ada Menu Fisik dan Ketangkasan di Hari Pertama DBL Camp 2026!

Kehadiran alat-alat ukur baru ini melengkapi metode pengukuran DBL Camp yang selama ini hanya fokus pada tinggi lompatan dan kecepatan.

Data-data dari pengukuran ini akan menjadi acuan untuk melihat sejauh mana kekuatan fisik pemain, kebutuhan metode latihan berdasarkan data yang dihasilkan, potensi cedera, hingga efektivitas gerak para campers.

Menu Baru Tes Fisik

Setelah melalui pengukuran dan tes medis, campers akan menjalani tes fisik di hari pertama pada Selasa (28/4). Ada menu baru menjadi salah satu bagian dari tes fisik DBL Camp 2026 yaitu Yo-Yo IR Test.

Tes ini mengukur daya tahan dan kemampuan recovery pemain. Pengukurannya dengan cara pemain yang lari bolak-balik mengikuti tempo. Tes ini melatih stamina dan kesiapan saat bertanding.

Kuota Wildcard yang Lebih Banyak

Peserta DBL Camp 2026 tidak hanya dari First dan Second Team dari masing-masing kota penyelenggara kompetisi. Tahun ini peserta juga datang dari jalur Road to DBL Camp dan pemenang DBL Play Road to DBL Camp.

Ratusan peserta akan disaring dalam tahapan Top 50, Top 24, dan terakhir 12 pemain nantinya menjadi skuad DBL All-Star. Adapun jalur wildcard ada sejak 2015. Ini merupakan kesempatan kedua bagi pemain yang tidak terpilih dalam Top 24.

Kabar gembira untuk peserta DBL Camp 2026. Sebelumnya kuota wildcard hanya untuk dua pemain. Tahun ini bertambah empat pemain. Jadi, masing-masing ada enam tiket untuk putra dan putri.

DBL Camp 2026 berlangsung mulai 27 April hingga 3 Mei 2026. Proses seleksi dilakukan di DBL Academy Jakarta East dan GOR Soemantri Brodjonegoro. Kemudian puncaknya di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka yang bersamaan dengan DBL Fest pada 1-3 Mei 2026. (rag)

Foto: DBL Indonesia

Populer

Rockets Membalas, Menggagalkan Sapu Bersih Lakers di Gim 4
Adou Thiero Diusir Wasit, LeBron Membela, Luka Bayar Denda
Nikola Jokic dan Julius Randle Didenda NBA Karena Perkelahian
Reaksi Alperen Sengun Terhadap Pelanggaran Berat Deandre Ayton
Wembanyama Kembali, Spurs Unggul 3-1
Ime Udoka Pilih Mengistirahatkan Kevin Durant Meski Rockets Terancam Eliminasi
Hal-hal yang Membuat DBL Camp 2026 Berbeda dari Sebelumnya
Jayson Tatum Berencana Bantu Donte DiVincenzo
Harga Mahal Penurunan Performa Cavaliers, Kalah Dua Laga di Toronto
Cavaliers Membara di Gim 1 Playoff Putaran Pertama Wilayah Timur