Legenda bola basket Australia, Patty Mills, siap membuat gebrakan di kancah bola basket Eropa, setelah La Laguna Tenerife mengumumkan perekrutan pemain berusia 37 tahun itu untuk sisa musim 2025-2026. Langkah ini, yang dikonfirmasi pada Minggu (8/3) waktu setempat, menandai masa bakti klub pertama Mills di luar NBA, membawa segudang pengalaman dan daya tarik bintang ke Liga ACB Spanyol dan FIBA Basketball Champions League.

Patty Mills memiliki karier profesional yang panjang baik di NBA maupun di kancah bola basket internasional. Selama berkarier di NBA, Mills telah memainkan 1.020 pertandingan antara musim reguler dan babak playoff di beberapa tim berbeda. Ia bermain untuk Portland Trail Blazers, San Antonio Spurs, Brooklyn Nets, Atlanta Hawks, Miami Heat, Utah Jazz, dan Los Angeles Clippers.

Puncak kariernya di NBA terjadi selama masa baktinya yang panjang bersama Spurs di bawah pelatih Gregg Popovich. Mills menghabiskan sekitar satu dekade di San Antonio, dengan rata-rata 10,2 poin per pertandingan dan persentase tembakan tripoin sebesar 42 persen. Ia juga memenangkan kejuaraan NBA bersama tim tersebut pada tahun 2014.

Perjalanan karier basket Mills yang berkeliling dunia tidak terbatas pada NBA. Selama lockout NBA 2011–2012, ia bermain untuk Melbourne di NBL Australia dan Xinjiang Flying Tigers di Tiongkok, memperoleh pengalaman berharga dalam budaya basket yang berbeda. Namun, kepindahannya ke La Laguna Tenerife merupakan kontrak klub pertamanya di Eropa, sebuah tonggak sejarah yang menambahkan babak baru dalam kariernya yang gemilang.

Terlepas dari status legendarisnya, peran Mills di NBA telah berkurang dalam beberapa tahun terakhir. Ia terakhir bermain di NBA pada musim 2024-2025, membagi waktu bermain antara Utah Jazz dan Los Angeles Clippers setelah pertukaran di pertengahan musim. Ia tampil dalam total 29 pertandingan musim lalu, dengan rata-rata 3,8 poin dalam 11,1 menit per pertandingan. Jauh berbeda dari tahun-tahun puncaknya bersama Spurs. Bahkan, Mills belum menjadi pemain rotasi reguler sejak musim 2021-2022 bersama Brooklyn Nets, di mana ia rata-rata bermain lebih dari 14 menit per pertandingan.

Setelah tidak mendapatkan kontrak untuk musim NBA 2025-2026, Mills mengubah arah dan mengambil peran di luar lapangan, menjadi manajer umum program bola basket putra Universitas Hawai'i pada Juni 2025. Dia telah tinggal di Hawai'i selama jeda musim NBA selama dekade terakhir, sehingga transisi ke manajemen bola basket perguruan tinggi menjadi hal yang wajar. Namun, semangat kompetitifnya jelas masih membara, sehingga Mills akhirnya memutuskan kembali bermain.

Mills juga merupakan salah satu pemain terpenting dalam sejarah tim nasional Australia, tim bola basket putra nasional Australia. Ia telah mewakili Australia dalam lima Olimpiade. Di Olimpiade Tokyo, Mills membantu Australia memenangkan medali perunggu dan bertugas sebagai pembawa bendera negara tersebut. Ia juga telah bermain di tiga FIBA Basketball World Cup.

Akuisisi Mills oleh La Laguna Tenerife bukan hanya sekadar berita sensasional. Ini adalah langkah strategis karena klub tersebut berupaya menyeimbangkan ambisi domestik dan kontinental. Bersaing di Liga ACB Spanyol, yang secara luas dianggap sebagai salah satu liga top di luar NBA, dan FIBA Basketball Champions League, tim ini berupaya untuk memperkuat posisi playoff mereka dan melaju jauh di Eropa. Keahlian veteran Mills, rekam jejak juara, dan pengalaman internasionalnya dapat memberikan dorongan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam pertandingan-pertandingan penting di akhir musim.

Bagi Mills, petualangan baru di Spanyol ini merupakan kesempatan untuk menulis babak baru dalam kariernya yang sudah kaya akan prestasi. Entah itu mencetak tembakan tripoin, mengatur permainan pick-and-roll, atau sekadar memimpin dengan memberi contoh, dunia bola basket akan menyaksikan bagaimana ia beradaptasi dengan permainan Eropa. Dengan La Laguna Tenerife yang masih berjuang untuk lolos ke babak playoff Liga ACB dan meraih kejayaan di Liga Champions, panggung telah siap untuk drama di akhir musim.

Kedatangan Mills terjadi pada momen penting bagi La Laguna Tenerife, juga dikenal sebagai CB Canarias, yang saat ini berada di peringkat kedelapan di Liga ACB Spanyol yang sangat kompetitif dengan rekor 12-9. Klub yang berbasis di Kepulauan Canary ini ingin memperkuat lini belakangnya dan menyuntikkan kepemimpinan saat mereka mengincar babak playoff, dan perekrutan Mills bisa menjadi pemicu yang mereka butuhkan. (tor)

Foto: The New York Times

Populer

Nikola Jokic Ingin Pensiun Sebelum Wemby Capai Puncak Karier
Luka Doncic 35 Poin, Lakers Menahan Gempuran Knicks
Byron Scott: Sudah Waktunya LeBron James Meninggalkan Lakers
Westbrook Cetak Triple-Dobel Untuk Bawa Kings Menang Atas Bulls
James Harden: Cavaliers Harus Meniru Standar Celtics
Kenapa Yuki Kawamura Jarang Tampil di NBA?
Luka Doncic Menciptakan Sejarah bagi Lakers
Jayson Tatum Raih Kemenangan Kedua Setelah Pulih Dari Cedera
Tim Terburuk Mengalahkan Tim Terbaik Wilayah Timur
Spurs Unggul 3-1 Atas Rockets di Musim Ini