Emas timnas putri Amerika Serikat tidak hanya sekedar mempertahankan gelar kedelapan beruntun. Emas tersebut memastikan AS menjadi juara umum Olimpiade Paris 2024. AS pun memenangkan persaingan dengan Cina.

Pertandingan bola basket putri menjadi laga yang krusial. Pertandingan tersebut merupakan jadwal terakhir di Olimpiade Paris 2024. Beberapa jam setelah gim di Bercy Arena, upacara penutupan berlangsung di Stade de France.

AS meraih emas setelah mengalahkan Prancis 67-66. Pertandingan sengit dan seru. AS menang secara dramatis. Prancis hampir saja memaksa babak tambahan waktu. Tetapi buzzer beater Gabby Williams menyentuh busur. Prancis hanya mendapat dua poin.

Pertandingan ini pun akan dikenang. Sebab, pertandingan tersebut memiliki margin skor paling sedikit dalam sejarah final basket putri di Olimpiade. Bahkan final kedua dengan margin skor satu digit poin sejak basket putri debut pada Olimpiade Montreal 1976.

Margin satu digit poin sebelumnya terjadi pada Olimpiade Seoul 1988. AS mengalahkan Yugoslavia 77-70. Selisih super tipis lainnya di final putra pada Olimpiade Munich 1972. Uni Soviet menang 51-50 atas AS.

A’ja Wilson dkk berhasil mempertahankan emas sejak tahun 1996. Tim putri AS Memenangkan 10 emas Olimpiade dari 13 edisi. Negara lain yang pernah juara adalah Uni Soviet (1976 dan 1980) serta Unified Team (1992).

Selain itu, AS berhasil mengawinkan emas putra dan putri di Olimpiade Paris 2024. Prancis juga sama-sama mengirimkan tim putra ke final. Tetapi LeBron James dkk berhasil menumbangkan tuan rumah 98-87. Ini emas putra putri AS beruntun sejak Olimpiade Beijing 2008.

AS menjadi juara umum Olimpiade Paris 2024. Mereka mengoleksi 40 emas. Jumlah yang sama dengan Cina. Untuk itu, penentuan juara umum melalui medali peras. AS unggul dengan 44 perak dan 42 perunggu. Sedangkan Cina 27 perak dan 24 perunggu.

Seandainya tim putri AS semalam gagal menang, dominasi AS akan terhenti. AS menjadi juara umum Olimpiade sejak 1996. Kecuali di Olimpiade Beijing 2008 dimana Cina menjadi juara umumnya. (rag)

Foto: FIBA

Populer

Jadi Musuh Baru di New York, Wemby: Belum Selevel Trae Young
Isu Positif dan Negatif Terkait Kemitraan Stephen Curry dan Li-Ning
LeBron James Ungkap Momen yang Akan Membuatnya Meninggalkan NBA
Rumor Celtics, Kepergian Nikola Vucevic dan Peluang Reuni dengan Al Horford
Kiprah Quin Snyder Menjanjikan, Hawks Beri Kontrak Jangka Panjang
NBA Akui Wasit Melewatkan Pelanggawan Wembanyama Terhadap Brunson
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Spurs Membungkam Kebisingan Penggemar Knicks di MSG
Laga Tak Seimbang antara Sinlui Melawan IPH (Sinlui Unggul 1 'Pemain' di Final Putra Honda DBL East Java North 2016)