Setelah sepanjang pekan ini terus dikaitkan dengan Los Angeles Lakers, Dan Hurley akhirnya mengambil keputusan. Berdasarkan laporan ESPN, Hurley secara resmi telah menolak tawaran pekerjaan Lakers. Hurley masih ingin mengejar gelar juara March Madness bersama University of Connecticut (UConn). 

Laporan yang sama menyebutkan Lakers tak main-main dalam mempercayai Hurley. Kontrak yang ditolak oleh Hurley senilai AS$70 juta dengan durasi selama enam musim. Meski mengakui terkesan dengan proyek Lakers ke depannya, Hurley tampak lebih ingin mengukir sejarah lebih dulu dengan menjadi juara untuk kali ketiga beruntun dengan UConn. 

Hurley sendiri memang masih ada kontrak dengan UConn. Bahkan, kontraknnya masih sangat panjang. Pada jeda musim lalu, UConn memberikan pelatih berusia 51 tahun ini kontrak dengan nilai AS$32,1 juta untuk enam musim. Jumlah ini menempatkan Hurley sebagai pelatih basket kampus dengan bayaran tertinggi ketujuh di NCAA. Rekor tertinggi di musim lalu dipegang oleh Bill Self untuk Kansas University dengan bayaran sekitar AS$9,6 juta per musim. 

(Baca juga: Dan Hurley Terkesan dengan Visi Lakers)

Keputusan Hurley ini membuat Lakers harus kembali bergerak mencari kandidat pengganti yang mau menangani tim. Sejauh ini, beberapa nama yang muncul di permukaan adalah J.J. Redick, James Borrego, hingga pelatih Villanova  University , Jay Wright. Lakers dikabarkan siap memulai wawancara para kandidat di pekan ini juga. (DRMK)

Foto: Getty Images 

 

Populer

Rich Paul Sebut Kompensasi Ideal Warriors untuk Jasa Besar Stephen Curry
Tim Putri AS Lolos Perempat Final Piala Dunia Bola Basket Wanita FIBA ​​2026
Enam Rekor Legenda NBA yang Dipatahkan Victor Wembanyama di Musim Ketiga
Arena Tandang Favorit Anthony Edwards, Madison Square Garden Tersulit
Tidak Banyak Klub Yang Tertarik Dengan Kevin Durant Melalui Bursa Transfer
Dampak Besar Dari Hukuman Yang Diterima Clippers
Jonathan Kuminga Ganti Nomor Punggu, Pakai No. 24 di Timberwolves
Asian Games 2026 Segera Bergulir, 23 Tim Bersiap Berebut Medali di Nagoya
Minicamp di Slovenia Bikin Kevon Looney Makin Yakin pada Luka Doncic
Tujuh Tim Dalam 21 Tahun, Chris Paul Ungkap Kunci Bertahan di Level Elite