NBA akhirnya menurunkan sanksi untuk pemain-pemain dari Denver Nuggets dan Miami Heat, setelah terjadi insiden pada pertandingan kemarin malam. Tidak hanya Nikola Jokic dan Markieff Morris saja, bahkan Jimmy Butler juga ikut kena sanksi. 

Jokic menerima hukuman paling berat. MVP NBA musim lalu tersebut diskors atau larangan bertanding satu laga, karena dengan sengaja mendorong Markieff Morris dari belakang. Pemain asal Serbia tersebut bakal absen ketika Nuggets menjamu Indiana Pacers, besok malam. Sementara Markieff Morris juga harus membayar denda sebesar AS$50 ribu atau setara dengan 713 juta rupiah. Morris terbukti melakukan pelanggaran berbahaya kepada Jokic. 

Tak hanya Morris, bintang Miami Heat, Jimmy Butler juga dikenai sanksi. Butler bersalah karena memicu pertengkaran serta memanaskan suasana pada saat wasit melakukan peninjauan insiden yang terjadi antara Jokic dan Morris. Butler harus membayar denda sebesar AS$30 ribu atau setara 427 juta rupiah. 

"Ini situasi yang bisa menjadi pelajaran untuk semuanya. Kita tidak boleh membiarkan emosi menguasai diri kita," kata pelatih Nuggets, Michael Malone. 

NBA sendiri memutuskan menghukum lebih dari satu orang pemain karena insiden tersebut ternyata berbuntut panjang. Seperti diberitakan Denver Post, terlihat pemain Heat berteriak di depan ruang ganti Nuggets. Para pemain Nuggets membalasnya dengan meneriaki pemain Heat saat mereka naik bus. (tor)

Foto: USA Today

Populer

Kyrie Irving Penyebab LeBron James Meninggalkan Cavaliers
Center Terbaik Sepanjang Masa Versi Shaquille O'Neal
Michael Jordan Menganggap LeBron Sebagai “Ancaman”
Potensi Yang Hansen Terlalu Besar Untuk Diabaikan
Rui Hachimura Bukan Prioritas Jangka Panjang Lakers
Barisan Veteran SM Pimpin Kebangkitan atas DU di Final Gim 1 All-Indonesian!
Klaim Berani Anthony Edwards Tentang adidas AE2
Survei ESPN, Shai Gilgeous-Alexander Bukan Favorit Pertama MVP Musim Depan
Nikola Jokic Pimpin Serbia Raih Kemenangan Perdana di FIBA EuroBasket 2025
Desain Lapangan FIBA ​​EuroBasket 2025 Sukses Mencuri Perhatian