Toronto Raptors harus menelan pil pahit dengan kepergian dua pemain penting mereka di pasar pemain bebas ini. Kawhi Leonard memutuskan “pulang kampung” ke Los Angeles dengan bergabung ke Clippers sementara Danny Green juga menuju kota yang sama tapi bermain untuk Lakers. Dua pemain ini adalah bagian penting Raptors dalam meraih gelar juara musim 2018-2019.

Namun, lamanya waktu yang diambil oleh kedua pemain tersebut membuat Raptors bisa dibilang cukup lamban di pasar pemain bebas kali ini. Sebelum keputusan Kawhi dan Green, praktis Raptors hanya melakukan transaksi perpanjangan kontrak Marc Gasol. Hal tersebut membuat mereka harus rela kehilangan pemain-pemain bebas “kelas satu” yang tersedia.

Hasilnya, transaksi kedua Raptors adalah mengikat mantan forwarda Detroit Pistons dan New Orleans Pelicans, Stanley Johnson. Meski terpilih di urutan kedelapan NBA Drfat 2015, Stanley tak kunjung menujukkan penampilan yang istimewa dari permainannya. Rataannya pun tak menyentuh dua digit poin dengan akurasi keseluruhan tak sampai 40 persen.

Minggu, 7 Juli 2019, waktu setempat, Raptors kembali melakukan transaksi. Menariknya, pemain yang mereka rekrut juga bisa dibilang tak jauh berbeda dengan Stanley. Ya, Raptors menyepakati kontrak hanya setahun dengan unrestricted free agent yang musim lalu membela Brooklyn Nets, Rondae Hollis-Jefferson.

Pemain yang akrab dengan akronim RHJ ini menjadi pemain bebas setelah Nets tak mengambil opsi perpanjangan. Nets melakukan hal itu demi mendatangkan dua superstar, Kyrie Irving dan Kevin Durant. Persamaan RHJ dengan Stanley adalah keduanya sama-sama cukup atletis dan memiliki kemampuan bertahan yang cukup bagus. Selain itu, keduanya juga sama-sama tidak cukup efisien di lapangan. RHJ hanya memiliki FG% 44 persen dan 3P% 22 persen sepanjang karirnya.

Bergabungnya kedua pemain di atas bisa dibilang cukup menarik mengingat tim ini sebenarnya lebih membutuhkan deretan pemain bertipikal penambak jarak jauh. Seiring kepergian Kawhi dan Green, praktis tembakan jarak jauh Raptors akan berpusat pada Kyle Lowry dan Marc Gasol serta berharap perkembangan signifikan dari Pascal Siakam.

Namun, Raptors tak bisa lagi diremehkan. Musim lalu, mereka juga melakukan gerakan tak populer dengan menukar top skor sepanjang masa mereka, DeMar DeRozan. Pertukaran yang lantas berujung pada gelar juara. Menarik menunggu apa yang akan dilakukan Masai Ujiri dan barisan manajemen Raptors di sisa masa pasar pemain bebas ini. (DRMK)

Foto: NBA

 

 

Populer

Lee Hyun-jung Pilih Kejar Mimpi di NBA Ketimbang Gaji 25 Miliar Rupiah
Indonesia Arena Lagi! Final DBL Jakarta Cetak Rekor Empat Tahun Beruntun
Wizards Bisa Jadi Kuda Hitam Terbesar NBA Musim Depan
New York Knicks Juara, Tyrese Haliburton Masih Menyimpan Bara
Kisah di Balik Tradisi Bagi-bagi Sepatu Giannis Antetokounmpo
Indonesia Jumpa Korea Selatan di Perempat Final Asian Games 2026
Nicolas Batum Tutup Karier NBA di Tanggal Sang Ayah Meninggal
Nicolas Batum Pensiun
Lakers Tertekan, Spurs Kembali ke Jalur Kemenangan
Tobias Harris Kembali Gunakan Nomor 12 untuk Mengenang Sahabatnya