Salah satu kontestan ASEAN Basketball League (ABL), Mono Vampire Basketball Thailand baru saja memperpanjang dua pemain bintangnya. Mereka adalah forwarda yang juga MVP Final ABL, Mike Singletary, dan pemain keturunan Filipina-Amerika, Jason Brickman. Keduanya diikat dengan durasi kontrak hingga tahun 2020 mendatang.

Keberhasilan Mono Vampire masuk sebagai finalis ABL 2017-2018 juga berkat jasa dua pemain tersebut. Singletary yang masuk menggantikan Patrick Sanders di pertengahan musim. Sanders mencetak 17,6 poin, 9,4 rebound dan 3,5 asis per pertandingan. Tetapi itu belum cukup membuat Mono Vampire dominan di liga. Manajemen akhirnya memanggil kembali Singletary untuk bergabung.

Di tahun 2017, Mono Vampire memang sangat identik dengan Singletary. Ia bisa membawa Mono Vampire menjuarai Thailand Basketball League dan Thailand Basketball Super League 2017. Selain itu, Singletary juga mempersembahkan dua kemenangan di FIBA Asia Champions Cup 2017.

Dalam 21 pertandingan ABL musim ini, Singletary mengoleksi 28,6 poin, 9,1 rebound dan 4,5 asis per laga. Ia rata-rata tampil selama 38 menit. Saat bertanding melawan San Miguel Alab Pilipinas, 22 April, Singletary mencetak 42 poin dan 10 rebound untuk Mono Vampire.

Mike Singletary adalah pemain kelahiran Texas, 19 September 1988. Setelah tidak masuk dalam NBA Draft tahun 2011, ia memutuskan untuk berkelana. Tim pertamanya sebagai pemain profesional yaitu Royal Basketball Club Pipenster di Belgia. Namanya mencuat ketika menjuarai NBA G-League tahun 2013 bersama Rio Grande Valley Vipers. Pada tahun 2016 Singletary berlabuh di Mono Vampire.

Sementara itu, Jason Alexander Brickman juga pernah bermain di NCAA bersama Long Islan University Brooklyn. Di tahun terakhir atau senior season, Brickman berhasil mengumpulkan 1.009 asis selama di NCAA. Ia merupakan pemain keempat dalam sejarah Divisi 1 yang bisa mencetak lebih dari 1.000 asis.

Brickman pernah berlaga di Eropa. Ia membela Dynamo Moscow di Russian Basketball Super League tahun 2014. Lalu pindah ke Medi Bayreuth di Basketball Bundesliga tahun 2015.

Brickman merasakan aroma ASEAN Basketball League di musim 2015-2016. Saat itu ia bergabung dengan Malaysia Dragons. Dalam 27 pertandingan, Brickman mencetak 13,2 poin, 3,9 rebound dan 9,9 asis per laga. Lalu bulan Juni 2016, Brickman menandatangani kontrak dengan Mono Vampire.

Penampilan Brickman di ABL 2017-2018 sangat bagus. Khususnya dilihat dari segi asis. Ia menjadi top asis di liga dengan catatan 10,4 asis per pertandingan. Sementara itu, Brickman juga punya penguasaan bola yang baik, karena hanya membuat rata-rata 2,9 turn over. Padahal ia tampil selama 36 menit sebagai garda utama.(*)

Foto: Facebook Mono Vampire Basketball Club

Populer

Jadi Musuh Baru di New York, Wemby: Belum Selevel Trae Young
Isu Positif dan Negatif Terkait Kemitraan Stephen Curry dan Li-Ning
LeBron James Ungkap Momen yang Akan Membuatnya Meninggalkan NBA
Rumor Celtics, Kepergian Nikola Vucevic dan Peluang Reuni dengan Al Horford
Kiprah Quin Snyder Menjanjikan, Hawks Beri Kontrak Jangka Panjang
NBA Akui Wasit Melewatkan Pelanggawan Wembanyama Terhadap Brunson
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Spurs Membungkam Kebisingan Penggemar Knicks di MSG
Laga Tak Seimbang antara Sinlui Melawan IPH (Sinlui Unggul 1 'Pemain' di Final Putra Honda DBL East Java North 2016)