Kapten tim New York Knicks, Jalen Brunson, tidak hanya dihormati di Amerika Serikat. Dia juga sangat disanjung di Jamaika. Brunson telah membantu atlet Jamaika dan Karibia untuk mewujudkan impian mereka dalam olahraga, dan itu sudah berlangsung selama dua tahun terakhir.
Hubungan Brunson dengan Jamaika bersifat pribadi. Ibunya, Sandra Brunson, adalah putri dari orang tua keturunan Jamaika dari St. Ann dan Mandeville. Itu berarti Brunson adalah cucu dari imigran Jamaika.
Sandra Brunson juga mendukung Team Jamaica Bickle. Pada tahun 2025, ia menjadi pembicara utama dalam acara makan siang penggalangan dana organisasi tersebut dan memberikan sumbangan sebesar 15 ribu Dolar AS untuk mendukung kegiatan mereka.
Sementara Jalen Brunson menggunakan Second Round Foundation miliknya untuk membantu menyediakan sumber daya bagi atlet muda yang berkompetisi di Penn Relays di Philadelphia. Dukungannya datang pada saat Brunson juga mencapai puncak karier basketnya sendiri.
Melalui yayasan tersebut, Brunson telah membantu Tim Jamaika Bickle menyediakan tempat tinggal, makanan, dan dukungan kesejahteraan atlet kepada ratusan anak muda yang melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk kompetisi atletik tahunan.
Bagi Irwine G. Clare Sr., OD, ketua Team Jamaica Bickle, kemitraan ini lebih dari sekadar uang.
"Jalen Brunson dan Second Round Foundation mewakili yang terbaik dari apa yang dapat dan seharusnya dilakukan oleh filantropi olahraga," kata Clare kepada Jamaicans.com. "Dukungan mereka terhadap Tim Jamaika Bickle bukan sekadar kontribusi finansial; ini adalah investasi pada kaum muda, potensi mereka, dan peluang yang dapat diberikan oleh olahraga dan pendidikan."
Hubungan keluarga tersebut dengan Jamaika telah menambah ikatan lain antara yayasan Brunson dan organisasi yang mendukung atlet Karibia di Penn Relays.
Setiap tahun, atlet pelajar Jamaika dan Karibia melakukan perjalanan ke Philadelphia untuk berkompetisi di Penn Relays, salah satu ajang atletik utama dalam kalender Amerika Utara.
Team Jamaica Bickle berupaya memenuhi beberapa kebutuhan dasar yang dihadapi para atlet selama berada di sana. Layanan yang diberikan meliputi akomodasi, makanan, transportasi, perawatan medis, dan dukungan kesejahteraan lainnya.
Pada awal tahun 2026, Tim Jamaica Bickle mengumpulkan dana sebesar 150 ribu Dolar AS. dengan dukungan dari Second Round Foundation, Resorts World New York City, Tower Isle Patties, dan VP Records. Uang tersebut membantu menyediakan akomodasi bagi lebih dari 560 atlet dari Jamaika dan negara-negara Karibia lainnya.
"Melalui kemitraannya dengan Team Jamaica Bickle, Second Round Foundation telah membantu kami memberikan dukungan penting kepada atlet pelajar Jamaika dan Karibia yang berkompetisi di Penn Relays, termasuk bantuan untuk makanan dan program kesejahteraan atlet kami," kata Clare.
Dukungan Brunson untuk para atlet muda muncul saat ia menikmati musim terbaik dalam karier basketnya. Pada Final NBA 2026, ia memimpin New York Knicks meraih gelar juara NBA pertama mereka dalam 53 tahun. Brunson dinobatkan sebagai MVP Final NBA secara bulat setelah mencetak rata-rata 32,6 poin per pertandingan dalam seri tersebut.
Ia mencetak 45 poin dalam kemenangan Gim 5 yang memastikan gelar juara melawan San Antonio Spurs, dan meraih Trofi Bill Russell sebagai MVP Final.
Gelar juara ini menambah daftar penghargaan besar yang dikumpulkan Brunson selama musim 2025 hingga 2026. Ia juga dinobatkan sebagai MVP Final Konferensi Timur setelah membantu Knicks mencapai Final NBA dan memenangkan MVP Piala NBA di awal musim.
Kesuksesannya berawal sejak masa kuliahnya. Di Universitas Villanova, Brunson membantu tim Wildcats memenangkan kejuaraan NCAA pada tahun 2016 dan 2018. Ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Nasional selama musim kejuaraan 2018. Kariernya kini mencakup kejuaraan NCAA, kesuksesan di NBA, dan beberapa penghargaan MVP.
Gelar juara tahun 2026 dan penghargaan MVP Final yang diraih Brunson telah menempatkannya di pusat perhatian dunia bola basket. Namun, kiprahnya bersama Tim Jamaika Bickle menunjukkan sisi lain dari kisahnya.
Akar keluarganya yang berasal dari Jamaika, keterlibatan ibunya dengan organisasi tersebut, dan dukungan yang diberikan melalui yayasannya telah menciptakan hubungan dengan para atlet muda dari Jamaika dan wilayah Karibia yang lebih luas.
Bagi para atlet tersebut, bantuan itu bersifat praktis. Bantuan itu bisa berupa tempat tinggal, makanan, dukungan kesejahteraan, atau sumber daya yang dibutuhkan untuk berkompetisi.
Dan bagi Tim Jamaica Bickle, keterlibatan Brunson mewakili sesuatu yang lebih besar: sebuah kesempatan untuk membantu atlet muda mengatasi hambatan dan terus bergerak menuju tujuan mereka. (tor)
Foto: Yahoo!Sports