Kevin Durant tidak mencapai tiga musim penuh bermain di Phoenix Suns. MVP NBA 2014 itu buka suara terkait kegagalan proyek besar Suns. KD mengungkap persoalan di balik layar yang menurutnya membuat Suns sulit berkembang sesuai harapan.
KD menyampaikan hal tersebut dalam program Boardroom Talk. Meski tidak berjalan lancar, KD menegaskan tetap memiliki kenangan positif dan tidak mengesampingkan masa baktinya selama bermain untuk Suns.
“Saya selalu bersenang-senang di sana. Saya tidak ingin mengurangi masa saya di Phoenix karena saya merasa kami memiliki beberapa momen hebat di lapangan,” ujar juara NBA dua kali tersebut.
Baca juga: Kevin Durant Sebut MVP Lebih Berharga Daripada Gelar Juara
Kehadiran KD di Phoenix terjadi di pertengahan musim 2023. Ia meminta pertukaran dari Brooklyn Nets. Transaksi itu membuat Mikal Bridges, Cameron Johnson, Jae Crowder, dan beberapa aset Suns pindah ke Brooklyn.
Sayangnya, KD yang diharapkan menjadi trio dengan Devin Booker dan Bradley Beal gagal total. Pada musim pertamanya, Suns memang mencapai semifinal. Kemudian terus terpuruk hingga terakhir tidak lolos playoff di tahun ketiga KD.
KD melihat adanya perbedaan karakter antara tim yang berisi veteran dengan kelompok yang lebih muda. Menurutnya, para pemain berpengalaman cenderung sudah memiliki kebiasaan dan cara bermain masing-masing.
“Para veteran juga cenderung lebih sering melakukan urusannya sendiri. Ketika Anda berada dalam kelompok yang lebih muda, ikatannya biasanya lebih erat. Mereka semua belajar bersama, rasanya seperti berada di lingkungan kampus,” ucap KD.
Baca juga: Kevin Durant Nilai Russell Westbrook Masih Layak Bermain di NBA
Terlepas dari hasil tim, KD tetap bermain produktif untuk Suns. Ia membukukan rata-rata 26,8 poin, 6,3 rebound, 4,6 asis dalam 145 pertandingan selama 2,5 musim. Setelah hasil buruk musim 2024-2025, permintaan pertukaran tak terelakkan.
Suns mengirim KD ke Houston Rockets pada musim panas tahun lalu. Pertukaran tersebut menjadi yang terbesar dalam sejarah karena melibatkan tujuh tim. KD kemudian menekan kontrak dua tahun sebesar 90 juta Dolar AS dengan opsi pemain pada musim 2027-2028.
Dalam musim pertama dengan Rockets, KD membukukan rata-rata 26 poin, 5,5 rebound, dan 4,8 asis per gim. Rockets tetap tidak bisa melangkah jauh di playoff karena kembali kandas di ronde pertama.
KD sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa dirinya merasa seperti “diusir” dari Phoenix. Setelah mencetak tripoin penentu kemenangan Rockets atas Suns pada Januari lalu, KD mengatakan dirinya seperti kambing hitam atas berbagai persoalan di Phoenix.
Pada akhirnya, kegagalan Suns bukan hanya persoalan performa KD. Menurut sang bintang, perbedaan budaya dan karakter antara kelompok veteran menjadi salah satu faktor yang membuat proyek besar Suns tidak berkembang seperti yang diharapkan. (rag)
Foto: NBA