Nama Kobe Bryant terus hidup meski jasadnya telah terkubur enam tahun. Setiap tanggal 23 Agustus, komunitas NBA terus mengenang legenda Los Angeles Lakers tersebut. Tahun ini Kobe seharusnya merayakan ulang tahun yang ke-48.
Sejumlah akun olahraga, komunitas basket, hingga para penggemar membanjiri media sosial dengan ucapan selamat ulang tahun dan mengenang perjalanan hidup Kobe. Penghormatan itu menjadi bukti bahwa kepergiannya tidak menghapus pengaruh besar yang ditinggalkannya di dunia olahraga.
Perayaan dan penghormatan terhadap Kobe berlanjut pada 24 Agustus. Tanggal 24/8 dikenal sebagai Black Mamba Day atau Kobe Bryant Day. Tanggal tersebut memiliki makna khusus karena menggabungkan dua nomor punggung yang dikenakan Kobe yaitu No. 8 dan No. 24.
Baca juga: Luka Doncic Menghidupkan Kembali Kenangan Tentang Kobe Bryant
Lakers, sebagai satu-satunya tim yang dibela Kobe dalam kariernya, telah mempensiunkan dua nomor tersebut pada 2017. Kota Los Angeles sebelumnya telah menetapkan Hari Kobe Bryant sejak 24 Agustus 2016 setelah Kobe resmi gantung sepatu.
Setelah kematiannya pada 2020, peringatan Hari Kobe Bryant menjadi bagian tak terpisahkan dari Los Angeles maupun komunitas NBA. Bagi para penggemar, tanggal 24 Agustus kemudian berkembang menjadi hari tidak resmi untuk merayakan warisan Black Mamba.
Kobe bukan sekadar salah satu pemain terbaik dalam sejarah NBA. Selama dua dekade sebagai pemain, ia menjadi salah satu simbol terbesar dalam sejarah waralaba tersebut. Membawa filosofi Mamba Mentality, Kobe meraih lima gelar NBA dan tampil dalam 18 NBA All-Star.
Baca juga: Marcus Thuram Tiru Foto Kobe Bryant Setelah Inter Milan Meraih Scudetto ke-21
Kobe meninggalkan angka yang sulit dikejar. Kobe mengumpulkan 33,643 poin yang merupakan jumlah terbanyak keempat sepanjang masa. Pertandingan melawan Raptors pada 2006 menjadi ikonik karena Kobe mencatat 81 poin. Bahkan dalam gim terakhirnya, Kobe masih mampu mencapai 60 poin.
Namun, warisan Kobe melampaui catatan angka dan statistik. Filosofi Mamba Mentality, terus oleh atlet dan penggemar, yang menggambarkan dedikasi, kerja keras, dan keinginan untuk terus berkembang.
Kepergian Kobe pada 26 Januari 2020 menjadi salah satu tragedy yang paling mengguncang dunia olahraga. Ia meninggal dalam kecelakaan helikopter yang juga menewaskan putrinya yang berusia 13 tahun, Gianna, serta tujuh orang lainnya.
Kini, setiap 23 Agustus dan 24 Agustus menjadi dua tanggal penting bagi para penggemar Kobe. Satu hari untuk merayakan kelahirannya. Hari berikutnya menjadi Black Mamba Day yang mengabadikan dua nomor punggung legendarisnya. (rag)
Foto: NBA