Penyelidikan NBA terhadap Los Angeles Clippers dan Kawhi Leonard belum sepenuhnya selesai. Proses penyelidikan tersebut sudah memasuki 11 bulan. Kini kasus dugaan manipulasi aturan salary cap itu memasuki perkembangan baru.

Berdasarkan laporan dari ESPN, NBA disebut tidak menemukan bukti pemilik Clippers Steve Ballmer mengalirkan uang sponsor kepada Kawhi. Dugaan aliran uang sebagai bentuk pembayaran di luar kontrak NBA Kawhi sehingga berpotensi menghindari salary cap.

Kini fokus NBA bergeser tentang keputusan Clippers memperkenalkan Kawhi ke sejumlah sponsor tim yang bisa dianggap melanggar aturan salary cap. NBA juga mempertimbangkan dugaan kegagalan Clippers dalam mengawasi karyawannya.

Baca juga: Kasus Kawhi Leonard Memasuki Babak Baru

Informasi itu berdasarkan keterangan tiga sumber yang mengetahui perbincangan antara NBA dan pihak Clippers. Meski demikian, kasus ini semakin rumit karena NBA langsung memberikan bantahan.

Juru bicara NBA Mike Bass mengatakan laporan ESPN mengenai investigasi Clippers mengandung sejumlah ketidakakuratan yang signifikan. NBA juga menegaskan hasil penyelidikan baru akan diketahui setelah proses tersebut benar-benar selesai.

Penyelidikan NBA berawal dari kerja sama Kawhi dengan perusahaan Aspiration. Informasi yang diungkap oleh jurnalis Pablo Torre pada Agustus 2025 itu membuah heboh NBA. Liga bergerak melakukan penyelidikan.

Aspiration merupakan perusahaan perbankan itu diketahui bangkrut. Ballmer disebut pernah berinvestasi 50 juta Dolar AS di Aspiration melalui perusahaan miliki pada tahun 2021. Pada tahun yang sama, Clippers menekan kerja sama senilai 300 juta Dolar AS dengan Aspiration.

Baca juga: Pertukaran Kawhi Leonard ke Raptors Berpotensi Tertunda Hingga 2027

Kemudian pada April 2022, Kawhi menekan kontrak endorsement senilai 28 juta Dolar AS dengan Aspiration. Kerja sama itu memunculkan tudingan bahwa kontrak itu hanya memberikan kompensasi tambahan di luar kontrak Kawhi.

Sementara itu, Clippers memberikan pernyataan setelah laporan ESPN muncul. Clippers mengakui mereka memperkenalkan para pemain kepada perusahaan yang memiliki hubungan bisnis dengan klub.

Menurut Clippers, praktek itu merupakan hal biasa dilakukan tim-tim NBA. Clippers menegaskan tidak ikut campur dalam kesepakatan endorsement Kawhi dengan perusahan-perusahaan tersebut.

Adanya investigasi ini berdampak pada proses perpindahan Kawhi ke Toronto Raptors. Clippers mendapatkan paket Brandon Ingram, Gradey Dick, dan hak pilih. Tapi transfer Kawhi tertunda karena adanya penyelidikan NBA.

Tidak ada indikasi bahwa kontrak Kawhi akan dibatalkan. Juara NBA dua kali itu juga disebut telah berkomunikasi dengan NBPA dan pihak-pihak terkait investigasi serta tetap menyatakan dirinya tidak terlibat dalam upaya mengakali salary cap. (rag)

Foto: NBA

Populer

Legenda NBA Byron Scott Sedih Atas Perkembangan Terbaru Lakers
Stephen Curry Bersemangat untuk Mengarungi Musim 2026-2027 Bersama Warriors
Jeanie Buss Melawan Lima Saudaranya
Jaylen Brown Perkenalkan Sepatu Baru dari 741 Performance
Doc Rivers: LeBron James Bukan Jaminan 76ers Juara
Simpang Siur Seputar Keluarga Buss
Mark Walter Tersandung Kasus Setelah Menjual Lakers
Tyrese Haliburton Merasa Dipandang Sebelah Mata Oleh NBA
Luka Doncic Menerima Kepemilikan Baru Lakers
Rajon Rondo Dukung Keputusan LeBron James Pindah ke Philadelphia