Presiden Operasi Bola Basket Boston Celtics Brad Stevens akhirnya menjelaskan alasan dibalik keputusan mengejutkan menukar Jaylen Brown ke Philadelphia 76ers. Performa Brown bukan alasannya. Melainkan soal fleksibilitas finansial klub di masa depan.
Dilansir melalui laman resmi NBA, Stevens mengakui bahwa keputusan berpisah dengan Brown merupakan salah satu hal tersulit selama menjabat sebagai petinggi Celtics. Stevens sudah membicarakan kemungkinan pertukaran dengan Brown sejak awal Juni.
“Saya mengatakan kepadanya (Brown) bahwa jika kami sampai menukar Jaylen, itu akan menjadi hari yang menyedihkan bagi saya secara pribadi. Dan tentu saja emosi yang kami semua rasakan. Ini adalah hal yang sangat sulit,” kata Stevens.
Meski berat, Steven menilai langkah tersebut diperlukan mengingat semakin ketatnya aturan batas gaji (salary cap) NBA. Menurutnya, mempertahankan dua pemain dengan dua kontrak supermaks dalam satu tim akan menyulitkan Celtics membangun skuad kompetitif dalam jangka panjang.
Baca juga: Gordon Hayward Bela Brad Stevens Di Tengah Tekanan Penggemar Celtics
Celtics memiliki duo Brown dan Jayson Tatum yang sukses membawa waralaba tersebut meraih gelar ke-18 pada 2024 lalu. Tetapi Celtics harus berhadapan dengan second apron musim lalu dan memutuskan membongkar skuad besar-besaran.
Brown masih memiliki sisa kontrak lebih dari 185 juta Dolar AS. MVP Final NBA 2024 itu memecahkan rekor dengan kontrak lima tahun senilai 304 juta Dolar AS yang dilakukan pada Juli 2023 lalu. Jika tetap bertahan, Celtics harus memutuskan apakah akan memperpanjang kontrak dua tahun senilai 140 juta Dolar AS lagi.
Sementara Tatum juga terikat kontrak hampir 190 juta Dolar AS. Tatum memiliki total kontrak bernilai 314 juta Dolar AS. Kombinasi kontrak jumbo itu menyita sekitar 70 persen salary cap Celtics. Kondisi tersebut dinilai akan membatasi kemampuan klub untuk memperkuat kedalaman skuad.
Baca juga: Generasi Jalen, Nama yang Mendominasi NBA Saat Ini
Sebagai bagian dari kesepakatan transfer, Celtics mendapatkan Paul George beserta dua pilihan putaran pertama dan dua pilihan putaran kedua NBA Draft. Stevens menilai paket tersebut memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi Celtics membangun tim dalam beberapa musim mendatang.
George akan menerima gaji sekitar 54 juta Dolar AS musim mendatang. Jika digabungkan dengan gaji Tatum 58 juta Dolar AS akan mencangkup sekitar 70 persen dari salary cap musim 2026-2027.
“Kami menyukai Paul. Ia adalah pemain yang sangat bagus. Kami belum lama ini berbicara, dalam seri melawan Sixers dan menyaksikan Paul menjadi pemain yang diandalkan tim. Ia juga memainkan peran pelengkap di kedua sisi lapangan pada level tinggi,” imbuh Stevens. (rag)
Foto: Maddie Meyer/AFP