Selangkah Lagi Menuju Penentuan DBL All-Star 2026

| Penulis : 

Penentuan skuad DBL All-Star 2026 hanya tinggal menunggu hitungan jam. Acara puncak berlangsung pada Minggu (3/5) di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka, Jakarta Pusat. Pengumuman dilakukan pada pukul 18.00 WIB.

Ada 30 peserta yang mengikuti sesi penilaian terakhir. Mereka telah melalui tahapan dari 135 peserta Kopi Good Day DBL Camp 2026. Dari 30 peserta itu akan dipilih 12 pemain yang menjadi DBL All-Star 2026.

Kamp pelatihan basket pelajar tersebut diikuti para pemain terbaik (first dan second team) kompetisi DBL di 30 kota dan 22 provinsi di seluruh Indonesia. Selain itu, ada jalur lain melalui Road to DBL Camp dan pemungutan suara DBL Play.

Ada 30 pemain dengan masing-masing putra dan putri yang bersaing menjadi DBL All-Star 2026. Rinciannya ada Top 24 yang terpilih pada Kamis (30/4). Kemudian sisanya merupakan penerima kesempatan kedua (wildcard).

Baca juga: Sudah Lengkap, Peraih Tiket Wildcard Ikut Bersaing Menjadi DBL All-Star 2026

DBL Camp 2026 terasa berbeda dari edisi sebelumnya. Tahun ini diselenggarakan di tiga lokasi sekaligus. Kedatangan, pengukuran, pemilihan Top 50 hingga Top 24 berlangsung pada 27-30 April 2026 di DBL Academy Jakarta.

Selama mengikuti DBL Camp, peserta menerima bimbingan dari tim pelatih World Basketball Academy (WBA) Australia. Tim pelatih ini terdiri dari Shane Froling, Andrew Vlahov, Rob Beveridge, Jason Cuperus, Donna Cuperus, dan Keagan Crawford.

Kemudian ada jajaran pelatih dari DBL Academy. Mereka adalah Dimaz Muharri (Basketball Director DBL Academy), Madya Firman Anugerahadi dan Ibnu Zakaria Dwinanda sebagai Head Coach DBL Academy.

Setelah kedatangan pada Senin (27/4), seluruh peserta DBL Camp menjalani sesi pengukuran dan tes medis. Berlanjut ke hari pertama (28/4) kamp dengan materi uji fisik dan ketangkasan.

Baca juga: Pelatih yang Lolos Seleksi 16 Besar DBL Camp 2026

Pada hari kedua (29/4) ada materi permainan tim yang memuat sesi dua lawan dua dan tiga lawan tiga yang menguji kerja sama tim serta kecerdasan bermain. Kemudian penentuan Top 50 yang menjadi seleksi pertama.

Dilanjutkan hari keempat (30/4) dimana peserta menjalani rangkaian defensive concept melalui shell drill yang berfokus pada pemahaman posisi, rotasi serta komunikasi di lapangan. Ditutup dengan penentuan Top 24.

Setelah Top 24 terpilih, mereka bergeser ke GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan untuk sesi latihan dan materi lanjutan. Kemudian menjalani sesi scrimmage game di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka pada 1-3 Mei 2026.

Tidak hanya pemain. DBL Camp 2026 juga diikuti total 52 pelatih. Materi yang diberikan meliputi program dan pengetahuan yang menunjang ilmu kepelatihan. Kemudian materi dari praktisi seperti basic life support, strength and conditioning, hingga pencegahan cedera.

Pada Sabtu (2/5) telah ditentukan 16 pelatih setelah melalui proses tes dan penilaian. Nantinya akan dipiliha empat pelatih terbaik yang ikut dalam DBL All-Star 2026. (rag)

Foto: DBL Indonesia

Populer

Lakers Mendominasi Rockets di Gim 6 Untuk Meraih Tiket Semifinal
Jayson Tatum (Sebaiknya) Tidak Bermain di Gim 7
Pistons Paksa Gim 7 Setelah Bangkit Dari Ketertinggalan 24 Poin
Tripoin RJ Barrett Seret Cavaliers ke Gim 7
Timberwolves Menyingkirkan Nuggets dari Playoff NBA 2026
Musim Pertama Kevin Durant Bersama Rockets Tidak Berjalan Sesuai Rencana
Diana Taurasi, Pemain WNBA Pertama yang Mencetak 8000 Poin
James Harden Klaim Sepatu Basket adidas Terbaik
Nikola Jokic Bicara Tentang Masa Depannya Bersama Nuggets
Ricky Rubio Soroti Tren Debut Profesional yang Terlalu Dini