Investigasi NBA terhadap tuduhan penggelapan batasan gaji oleh Los Angeles Clippers dalam kesepakatan mereka dengan Kawhi Leonard masih berjalan. Meskipun sudah ada tanda-tanda menunjukkan bahwa NBA akan segera mengumumkan keputusannya. Menurut pakar NBA Frank Isola, Clippers bisa menghadapi sanksi berat terkait kesepakatan endorsement kontroversial Leonard dengan Aspiration Partners.

Frank Isola mengungkapkan potensi sanksi yang mungkin dihadapi Clippers terkait kesepakatan Aspiration dengan Kawhi Leonard. Tim tersebut mungkin kehilangan beberapa pilihan draft putaran pertama dan menghadapi denda melebihi 30 juta Dolar AS, karena liga sedang menyelidiki kemungkinan pelanggaran batasan gaji yang terkait dengan perjanjian dukungan yang kontroversial tersebut.

"Saya dengar kesepakatannya bisa berupa tiga pilihan putaran pertama... dan kemudian akan ada banyak uang, lebih dari 30 juta Dolar AS," katanya di radio SiriusXM NBA.

Investigasi liga tersebut berfokus pada transaksi masa lalu Clippers dengan Aspiration, sebuah perusahaan keberlanjutan yang kini bangkrut.

Kesepakatan dengan Leonard digambarkan oleh wartawan investigasi Pablo Torre sebagai dukungan "fiktif", yang menunjukkan bahwa pemain bintang tersebut mungkin telah dibayar puluhan juta dolar di luar struktur gaji standar NBA.

Hal ini memunculkan pertanyaan tentang kemungkinan penghindaran batasan gaji, yang dapat berdampak serius pada susunan pemain Clippers dan fleksibilitas di masa depan.

Aspiration kemudian mengajukan permohonan kebangkrutan, dan salah satu pendirinya, Joseph Sanberg, mengaku bersalah atas tuduhan penipuan kawat federal karena menipu investor lebih dari 248 juta Dolar AS.

Namun, tidak ada bukti publik bahwa Leonard secara pribadi melakukan pekerjaan promosi apa pun untuk perusahaan tersebut.

Selama jeda All-Star, komisaris NBA Adam Silver mengatakan bahwa dia belum mengambil keputusan apa pun dan prosesnya masih berlangsung. Setelah proses ini selesai, ada kemungkinan untuk mengubah seluruh lanskap liga. Namun, apakah Leonard, Ballmer, atau organisasi yang akan lebih menderita akibatnya, masih harus dicermati kasusnya. (tor)

Foto: College Football

Populer

Rich Paul Sebut Kompensasi Ideal Warriors untuk Jasa Besar Stephen Curry
Tim Putri AS Lolos Perempat Final Piala Dunia Bola Basket Wanita FIBA ​​2026
Asian Games 2026 Segera Bergulir, 23 Tim Bersiap Berebut Medali di Nagoya
Enam Rekor Legenda NBA yang Dipatahkan Victor Wembanyama di Musim Ketiga
Tidak Banyak Klub Yang Tertarik Dengan Kevin Durant Melalui Bursa Transfer
Arena Tandang Favorit Anthony Edwards, Madison Square Garden Tersulit
Dampak Besar Dari Hukuman Yang Diterima Clippers
Tujuh Tim Dalam 21 Tahun, Chris Paul Ungkap Kunci Bertahan di Level Elite
Minicamp di Slovenia Bikin Kevon Looney Makin Yakin pada Luka Doncic
Jonathan Kuminga Ganti Nomor Punggu, Pakai No. 24 di Timberwolves