Cooper Flagg belum bermain sejak 10 Februari 2026, karena cedera pergelangan kaki kiri. Pemain berusia 19 tahun tersebut, akan absen untuk keenam kalinya berturut-turut, dan Dallas Mavericks-nya terpuruk di dasar klasemen Wilayah Barat kurang dari sebulan setelah trade-deadline yang membuat mereka melepas Anthony Davis. Dengan absennya Flagg yang terus bertambah, Kon Knueppel yang sedang naik daun kini memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan penghargaan Rookie of the Year NBA.
Flagg, yang merupakan pilihan pertama secara keseluruhan sejak LeBron James pada tahun 2003, bukan lagi kandidat terdepan untuk memenangkan penghargaan Rookie of the Year NBA, menurut ESPN. Karena ada nama lain yang bisa saja meraih penghargaan tersebut seperti mantan rekan setimnya di Duke, Kon Knueppel. Dia bersinar untuk tim Charlotte Hornets yang berharap lolos ke babak playoff.
Knueppel memecahkan rekor rookie NBA untuk tembakan tripoin dalam satu musim pada hari Kamis, waktu AS, ketika ia mencetak 8 dari 12 lemparan tiga angka dan mengumpulkan 28 poin dalam kemenangan 133-109 atas Indiana Pacers. Knueppel yang berusia 20 tahun kini telah mencetak 207 tembakan tripoin. Ia melampaui rekor 206 yang dicetak Keegan Murray dari Sacramento Kings selama musim 2022-2023.
Namun, Murray bermain dalam 80 pertandingan sebagai rookie. Knueppel telah tampil dalam 59 pertandingan sejauh ini, dan Hornets yang memiliki rekor 29-31 masih memiliki 22 pertandingan tersisa sebelum musim reguler mereka berakhir.
Baca juga: Kon Knueppel Pecahkan Rekor Tripoin Rookie NBA
Flagg adalah pemain kunci dari franchise Mavericks yang telah berubah dari penantang gelar NBA menjadi tim yang pasti akan mendapatkan pilihan draft terbanyak dalam dua musim terakhir. Sedangkan Knueppel adalah bagian dari inti pemain muda Hornets yang sedang berkembang dan bersemangat untuk mengakhiri kekeringan playoff terpanjang dalam sejarah NBA.
Mencari perjalanan playoff pertama mereka sejak 2016, Charlotte memiliki rekor 13-3 dalam 16 pertandingan terakhir mereka. Rentetan kemenangan itu dimulai dengan sembilan kemenangan beruntun, rekor terpanjang franchise sejak musim 1998-1999.
Flagg rata-rata mencetak lebih banyak poin (20,4), rebound (6,6), dan asis (4,1) per pertandingan daripada Knueppel, yang mencetak 19,4 poin, 5,4 rebound, dan 3,5 asisper pertandingan, tetapi Knueppel memiliki persentase tembakan yang lebih tinggi, terutama dari jarak jauh. Persentase tembakan tripoin Knueppel sebesar 44,2% berada di urutan keenam tertinggi di liga.
Keduanya tampil gemilang saat bermain bersama pada 29 Januari. Meskipun Hornets menang, Flagg mencuri perhatian dengan 49 poin, poin terbanyak yang pernah dicetak oleh seorang pemain debutan NBA. Knueppel tidak jauh tertinggal dengan 34 poin, rekor tertinggi dalam kariernya. (tor)
Foto: sportingnews.com