Pemilihan Bronny James dari NBA Draft 2024 menyisakan polemik. Meski telah berlalu dua tahun, ada laporan yang menyebutkan bahwa pemilik Los Angeles Lakers saat itu, Jeanie Buss, merasa LeBron James tidak bersyukur atas pemilihan tersebut.

Baxter Holmes dari ESPN menerbitkan laporan tentang penjualan Lakers ke Mark Walter. Dilatar belakangi oleh kisruh keluarga Buss sehingga memutuskan menjual waralaba ke Walter tahun lalu.

Di dalam laporan itu, turut disebutkan bahwa Jeanie Buss tidak senang dengan sikap LeBron saat Lakers memilih Bronny dari draft. Buss meyakini seharusnya LeBron bersyukur karena Lakers mau memilih Bronny.

“Dan ketika Lakers memilih putra LeBron yaitu Bronny, sebagai pilihan ke-55 NBA Draft 2024, Jeanie secara pribadi berkomentar bahwa James seharusnya bersyukur atas tindakan tersebut. Tetapi Jeanie merasa LeBron tidak demikian,” tulis Holmes dalam laporannya.

Baca juga: Bronny James Tak Terduga Dapat Suara NBA All-Star 2026

Lakers memilih Bronny dari ronde kedua No. 55 NBA Draft 2024. Bronny ikut draft setelah menjalani satu musim dengan University of Southern California (USC). Pemilihan itu menimbulkan kontroversi dengan status LeBron sebagai pemain Lakers.

Keputusan Lakers itu di NBA Draft 2024 itu mewujudkan tujuan LeBron yang ingin satu tim dengan putranya. Momen bersejarah itu tercipta pada 22 Oktober 2024 saat melawan Minnesota Timberwolves. LeBron dan Bronny menjadi duo ayah anak pertama yang bermain satu tim di NBA.

Harus diakui bahwa momen itu menjadi salah satu hal yang keren di NBA. Di sisi lain, ada berbagai pro kontra tentang kehadiran Bronny di NBA. Tidak lain karena sang ayah yang memiliki nama dan pengaruh di liga.

Baca juga: Pertama Kali Setelah 21 Tahun, LeBron Tidak Masuk Starter NBA All-Star

Bronny sendiri menghabiskan satu musim di NCAA. Awal musimnya sempat terkendala karena masalah kelainan jantung. Bronny bermain untuk Trojan dalam 25 pertandingan dengan 6 kali starter. Ia membukukan 4,8 poin, 2,8 rebound, dan 2,1 asis per gim.

Itu menjadi dasar penilaian bahwa Bronny mungkin akan sulit direkrut jika bukan karena Lakers dan mungkin bakatnya bisa berkembang di lingkungan yang tepat. Topik ini menjadi bahan perdebatan setelah Bronny berseragam Lakers.

Laporan lainnya menyebutkan bahwa Buss mempertimbangkan untuk menukar LeBron ke Los Angeles Clippers beberapa tahun lalu. Ini tampaknya membuat hubungan LeBron dengan Lakers tidak begitu baik saat Lakers berpindah kepemilikan.

Pihak Jeanie Buss membantah soal polemik pemilihan Bronny. Buss yang saat ini menjadi gubernur Lakers itu memberikan komentarnya melalui Sam Amick dari The Athletic.

“Sungguh tidak adil, mengingat semua hal hebat yang telah dilakukan LeBron untuk Lakers, bahwa dia harus terseret ke dalam drama keluarga saya. Mengatakan bahwa hal itu tidak dihargai sama sekali tidak benar dan sangat tidak adil baginya,” ujar Jeanie. (rag)

Foto: Ronald Martinez/AFP

Populer

Celtics dan Heat Berlomba untuk Mendapatkan Bradley Beal
Lakers Umumkan Jadwal Pramusim, Jadi Uji Coba Skuad Baru
Tautan Jumpa Pers LeBron Bikin Heboh, Miami Heat Akui Lakukan Kesalahan
Kontrak Matisse Thybulle Membahayakan Pemain Muda Lakers, Termasuk Bronny James
Mendobrak Tradisi, HOF Siapkan Pameran Khusus untuk Stephen Curry
Rich Paul: LeBron James Tidak Perlu Terburu-buru Dalam Pengambilan Keputusan
Semua Hal Terkait Keputusan LeBron James Jadi Bahan Taruhan
Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL All-Star Enggan Merasa Puas
LeBron James Pamit dari Lakers
TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama