Rajawali Medan memupuskan harapan Kesatria Bengawan Solo untuk memperoleh kemenangan. Rajawali menang dramatis 81-78 setelah melakukan penyergapan di menit-menit terakhir pertandingan.
Dalam pertandingan di Sritex Arena, Solo itu, Rajawali sempat memimpin di awal pertandingan. Tapi Kesatria melawan balik dan menutup kuarter pertama tersebut dengan keunggulan tiga poin (24-27).
Kesatria Bengawan Solo bermain solid meski tanpa pemain asing. Kesatria tampak meyakinkan karena bisa memimpin 11 poin di kuarter ketiga. Tapi Rajawali pantang menyerah. Mereka memangkas defisit dan menangkap Kesatria dalam lima menit terakhir.
Tembakan Brandone Francis menyamakan kedudukan 78-78. Kemudian tripoin Jordan Oei, yang merupakan satu-satunya tembakannya yang berhasil pada gim ini, membawa Rajawali unggul di sisa 45 detik. Kesatria melakukan upaya balasan tapi tembakan Nuke Tri Saputra dan Avan Seputra gagal. Kesatria pun menelan kekalahan keduanya.
Rajawali memanfaatkan tembakan gratisnya hingga mencapai 75 persen (18/24). Diiringi dengan 28/62 tembakan. Antonio Hester memimpin Rajawali melalui dobel-dobel 28 poin dan 12 rebound plus 5 asis dari 11/20 tembakan. Brandone Francis menyumbang 24 poin dan 6 asis.
Kesatria mengandalkan Abraham Wenas yang membukukan 22 poin dan 8 asis. Wenas menciptakan 8 tembakan dari 17 percobaan. Avan Seputra membantu dengan 12 poin selama 34 menit. Aven Pratama berkontribusi melalui 12 poin dan 5 rebound.
Ini menjadi kekalahan kedua Kesatria setelah keok dari 63-101 dari Rans Simba Bogor kemarin. Kesatria belum bisa menurunkan tiga pemain asingnya karena terkendala dokumen kelengkapan izin kerja.
Bagi Rajawali, ini merupakan kemenangan pertamanya di IBL 2026. Rajawali menutup musim lalu sebagai penghuni dasar klasemen. Mereka hanya memperoleh tiga kemenangan dari 26 pertandingan. (rag)
Foto: IBL