Satria Muda Pertamina Jakarta menundukkan BSB Hangtuah lewat babak overtime dengan skor 97-88, di laga pertama Semifinal IBL 2017-2018 Divisi Merah, 22 Maret 2018. Selanjutnya, mereka akan kembali bertemu di laga kedua yang berlangsung Sabtu, 24 Maret 2018, di Britama Arena Jakarta. Center Satria Muda, Dior Alexandros Lowhorn yakin bahwa mereka akan mengalahkan Hangtuah untuk kedua kalinya. Ia berjanji tidak akan memberikan kesempatan bagi Hangtuah merasakan pertandingan ketiga.

Keyakinan tersebut diungkapkan pemain asal Amerika Serikat itu setelah dirinya menjadi pendulang poin terbanyak di laga pertama. Lowhorn mencetak 40 poin dan 20 rebound. Ia juga menambahkan tiga asis, satu steal dan dua blok. Lowhorn menjadi pemain dengan minute-play  terbanyak di pertandingan melawan Hangtuah yaitu selama 41 menit.

"Sesungguhnya, kami sudah berhasil menyelesaikan pertandingan berat. Saya bilang, saya percaya bahwa saya punya potensi, tim kami punya potensi untuk menyelesaikan ini (semifinal) lebih cepat," tegasnya.

Satria Muda, menurut Lowhorn, punya level permainan di atas Hangtuah. Terlebih di pertandingan kedua nanti, Satria Muda akan bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Selain lebih mengenal arena pertandingan, mental bertanding Satria Muda juga lebih siap.

"Ini (semifinal) akan selesai di pertandingan kedua saja. Saya tidak akan berkomentar untuk pertandingan ketiga. Sebab, tidak akan ada pertandingan ketiga untuk (semifinal) Hangtuah," imbuhnya.

Senada dengan pemainnya, Kepala Pelatih Youbel Sondakh berjanji tidak akan mengulang kesalahan yang mereka lakukan di Hi-Test Arena Batam. Youbel mengatakan, saat itu hanya beberapa pemain saja yang sudah fokus menghadapi semifinal. Selebihnya, mereka belum bermain dengan mental yang tepat.

"Yang harus kami pecahkan itu adalah level intensitas fokus kami di semifinal. Jadi masih naik-turun. Saat saya lakukan rotasi ternyata masih ada pemain yang belum fokus di semifinal. Saya akan meyakinkan mereka bahwa ini semifinal. Ini do-or-die. Mereka harus siap. Soal kemauan mereka untuk berlaga di semifinal masih belum rata," terang Youbel. "Saya kira sama seperti Dior, kami tidak akan memberikan kesempatan untuk Hangtuah menjalani laga ketiga."

Satria Muda pada pertandingan pertama lalu, memainkan Juan Laurent Kokodiputra dan Laurentius Steven Oei di lima pertama mendampingi Lowhorn, Hardianus dan Jamarr Andre Johnson. Tapi kedua pemain muda tersebut tidak menunukkan kontribusi positif. Akhirnya jawaban kebuntuan Satria Muda adalah Christian Ronaldo Sitepu dan Arki Dikania Wisnu. Mereka berdua muncul dari bangku cadangan dan menyumbangkan total 28 poin. Sementara itu, peran Dior Lowhorn sangat besar. Ia mencetak 28 dari 60 poin Satria Muda di area lubang kunci. Lowhorn juga mampu memasukkan 6 dari 10 kesempatan tembakan bebas.(*)

Foto: Hariyanto

Populer

Rockets Membalas, Menggagalkan Sapu Bersih Lakers di Gim 4
Wembanyama Kembali, Spurs Unggul 3-1
Harga Mahal Penurunan Performa Cavaliers, Kalah Dua Laga di Toronto
Pemicu Kemarahan Nikola Jokic Terhadap Jaden McDaniels
Nikola Jokic dan Julius Randle Didenda NBA Karena Perkelahian
Ime Udoka Pilih Mengistirahatkan Kevin Durant Meski Rockets Terancam Eliminasi
Keajaiban Dua Pemain Tertua Menyelamatkan Lakers di Houston
Jayson Tatum Berencana Bantu Donte DiVincenzo
Reaksi Alperen Sengun Terhadap Pelanggaran Berat Deandre Ayton
Donte DiVincenzo dan Kutukan Cedera Achilles Pemain No. 0