Golden State Warriors pernah melaju tanpa henti dalam Final NBA sepanjang 2015-2019. Hanya sekali gelar beruntun atau back to back champions. Ada sosok Kevin Durant sebagai pembedanya. Fakta itulah yang baru-baru ini diungkapkan oleh Jeff Teague.

Warriors meraih total empat gelar selama delapan musim. Tim asuhan Steve Kerr itu berlaga dalam enam final. Artinya hanya dua final yang lepas lepas dari genggaman. Masing-masing terjadi pada 2016 dan 2019.

Dalam Final NBA 2015-2018, Warriors selalu berhadapan dengan Cleveland Cavaliers. Warriors memenangkan edisi 2015, 2017, dan 2018. Kemenangan lainnya diraih pada 2022 atas Celtics.

Baca juga: Pergerakan Warriors Terhambat Karena Jonatan Kuminga

“Warriors mungkin tim terhebat sepanjang masa. Mereka punya dua calon anggota Hall of Fame, roster terdiri dari 20 besar pemain papan atas. Mungkin ini roster terhebat sepanjang masa. Bisa dibilang salah satu pencetak skor terhebat,” ujar Teague dalam episode terbaru siniar Club 520.

Dari penuturan Teague, Warriors menyadari bahwa mereka tidak bisa mengalahkan Cavaliers. Mereka terpaksa merekrut Kevin Durant untuk menghentikan Cavaliers. Final NBA 2016 sekilas merupakan gambaran Warriors jika bukan karena KD.

Adapun Kevin Durant bergabung dengan Warriors pada musim panas 2016 setelah mengakhiri kontrak dengan Oklahoma City Thunder. Penambahan KD membuat Warriors berhasil membalas Cavaliers di musim berikutnya.

Warriors menjadi tim super setelah mengakuisisi KD. Serta adanya deretan pemain elit seperti Draymond Green, Klay Thompson, Andre Iguodala, Sean Livingston, bersama Stephen Curry. “Anda tahu kan, tim KD itu edan,” tegas Teague.

Baca juga: Tawaran Heat Tidak Menarik Bagi Suns untuk Melepas KD

Teague menambahkan bahwa Cavaliers memiliki tim super pada 2016. Ada Irving dan LeBron. Kemudian Kevin Love dan Tristan Thompson yang merupakan lima teratas draft. Tidak lupa J.R. Smith yang menjadi pemain cadangan terbaik 2013.

“Ya, tapi orang-orang tidak mengerti kalau Cavaliers lebih baik daripada Warriors. Tanpa KD, Cavaliers lebih baik. Pikirkan tentang itu. Mereka punya top draft dalam tim (Kyrie Irving dan LeBron James),” imbuh Teague.

Sementara itu, Warriors back to back juara NBA 2017 dan 2018. KD juga dinobatkan sebagai MVP Final NBA beruntun. Gelar beruntun Warriors tersebut merupakan momen back to back champions terakhir di NBA. Sebab, pada tujuh musim berikutnya ada tujuh tim yang berbeda yang juara.

KD terakhir bermain dengan Warriors di Final NBA 2019. Sayangnya, ia mengalami cedera Achilles di Gim 5. Tanpa KD, Warriors akhirnya tumbang. Toronto Raptors mencetak sejarah sebagai juara NBA pertama dari luar AS. KD meninggalkan Warriors ke Brooklyn Nets di musim panas tersebut.

Hanya enam tim NBA sepanjang sejarah yang pernah meraih juara beruntun. Selain Warriors, ada Boston Celtics, Houston Rockets, Detroit Pistons, Chicago Bulls, dan Miami Heat. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Beban Mental Brooklyn Nets Saat Knicks Juara NBA
Lakers Ganti Kepemilikan, Nasib Rob Pelinka Dipertanyakan
Karl-Anthony Towns Bawa Trofi Larry O’Brien di Hari Pernikahan
NBA Tidak Temukan Bukti Keterlibatan Steve Ballmer Dalam Kasus Clippers
Jeanie Buss Melawan Lima Saudaranya
Legenda NBA Byron Scott Sedih Atas Perkembangan Terbaru Lakers
Stephen Curry Bersemangat untuk Mengarungi Musim 2026-2027 Bersama Warriors
OG Anunoby Fokus Bantu Knicks Pertahankan Gelar Juara
Doc Rivers: LeBron James Bukan Jaminan 76ers Juara
Jaylen Brown Perkenalkan Sepatu Baru dari 741 Performance