Berbeda dengan tim putra, Timnas 3x3 Putri Indonesia justru bisa meraih hasil positif pada hari pertama babak kualifikasi FIBA Asia Cup 2025, di Singapura, Rabu siang (26/3). Indonesia kini memimpin klasemen sementara Grup D. 

Babak kualifiasi Grup D berisi Indonesia, Macau, Turkmenistan, dan Papua New Guinea. Dari keempat kontestan tersebut, Indonesia yang paling tinggi peringkatnya. Peluang lolos ke babak utama semakin terbuka setelah mereka menundukkan Papua New Guinea dengan skor telak 17-5. 

Timnas 3x3 Putri Indonesia kali ini diperkuat oleh Natasya Amelia Putri, Thasya Hery Saputera, Christine Aldora Tjundawan, dan Angelica Jennifer Chandra. Pada awalnya, Indonesia tertinggal 0-2 dari lawannya. Namun Natasha mencetak dua angka dengan tembakan jarak jauh. Setelah itu poin Indonesia mengalir deras hingga akhir laga. 

Perlawanan Papua New Guinea terhenti di menit keenam, atau setelah Betty Angula mencetak poin kelima untuk timnya. Sementara Indonesia terus memimpin jalannya laga hingga unggul 17-5 saat waktu 10 menit berakhir. Thasya Hery Saputera memimpin Indonesia dengan delapan poin, hasil dari tiga tembakan jarak jauh dan dua kali free throw.

Dengan hasil tersebut, Indonesia berada di puncak klasemen Grup D. Posisi mereka dibayangi Macau yang menang 12-11 atas Turkmenistan di laga pertama. Besok sore (27/3), Indonesia akan berhadapan dengan Turkmenistan dan Macau, yang sekaligus sebagai penentuan nasib mereka. Jika berhasil lolos ke babak utama, Indonesia akan masuk ke Pool D, di mana Australia dan Filipina sudah menunggu. (tor)

Foto: fiba3x3.com

Populer

Kevin Durant Sebut Russell Westbrook Masih Layak Bermain di NBA
Indonesia Menang Telak dari Singapura di Laga Perdana
Inilah Skuad Honda DBL All Star 2022
Tanpa Doncic, Slovenia Jadi Bulan-bulanan Wembanyama
Rui Hachimura Pimpin Jepang Tumbangkan Arab Saudi
Alasan Banchero Merasa Kalah Sorotan dari Zion Williamson dan Cooper Flagg
Gabung Sixers di Musim ke-24, LeBron James Dianggap Memilih Jalan Tersulit
Ikuti Jejak Becky Hammon, Candice Dupree Jadi Asisten Pelatih Spurs
Permintaan Dennis Schroder Terlalu Tinggi
Menyaksikan Keindahan Anarkisme di Basket 3x3