James Harden Ingin Dikenang Sebagai Seorang Pemenang

| Penulis : 

James Harden merupakan salah satu pemain hebat di NBA. Pemain berjuluk The Beard itu membuktikannya dengan menjadi Most Valuable Player (MVP) 2018. Dalam wawancara dengan BasketNews, Harden mengungkapkan harapannya di masa mendatang.

Harden mendapat pertanyaan soal apa yang yang ia tinggalkan dalam dunia basket. Tentang saat orang menyebut namanya, Harden ingin orang mengingatnya sebagai pemenang.

“Saya ingin dikenang sebagai seorang pemenang, seorang guru. Saya sangat menikmati pertandingan dan bermain basket. Baik saat saya di sini atau saat saya bepergian ke Eropa, Cina, saya hanya ingin orang-orang memahami betapa saya mencintai basket,” kata Harden.

Saat dinobatkan sebagai MVP 2018, Harden memiliki rataan 30,4 poin per gim. Memang bukan angka tertingginya. Pada tahun berikutnya ia mencetak 36,1 poin per gim. Tapi ia menjadi runner up dan kalah dari Giannis Antetokounmpo.

Harden menjadi MVP terakhir yang berasal dari Amerika Serikat. Sebab, sejak tahun 2019, MVP diraih oleh pemain-pemain non-AS. Mereka adalah Giannis (2019, 2010), Nikola Jokic (2021, 2022, dan 2024), dan Joel Embiid (2023).

Harden memang hampir meraih semua gelar dalam kariernya sejak musim ruki pada tahun 2009. Selain MVP, Harden masuk 10 kali All-Star, Sixth Man of the Year 2012, hingga tercatat dalam NBA 75th Anniversary Team. Hanya satu yang kurang yaitu gelar NBA.

Pemain berusia 34 tahun itu sekali mencapai Final NBA pada tahun 2012 saat masih berseragam Oklahoma City Thunder. Sayangnya, Thunder kalah 4-1 dari Miami Heat.

Upaya Harden mencari cincin juara membuatnya pindah ke Houston Rockets. Selama di Houston pada 2012-2021, capaian terbaik mereka adalah Final Wilayah Barat 2015 dan 2018. Semua kandas di tangan Golden State Warriors.

Harden berlabuh ke Brooklyn Nets dan Philadelphia 76ers. Tapi dua tim itu tidak membuatnya puas. Harden mencari kesempatan dengan bergabung Los Angeles Clippers musim ini.

Harapannya lagi-lagi gagal. Clippers yang menjadi unggulan keempat dengan 51-31, hanya sampai ronde pertama. Seiring dengan cederanya Kawhi Leonard, Clippers kalah 4-2 dari Dallas Mavericks.

Harden masih memiliki kesempatan tahun depan. Jika tidak, ia bisa bergabung dengan pemain-pemain MVP tanpa gelar seperti Steve Nash, Karl Malone, Allen Iverson, dan Charles Barkley. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Jadi Musuh Baru di New York, Wemby: Belum Selevel Trae Young
Isu Positif dan Negatif Terkait Kemitraan Stephen Curry dan Li-Ning
LeBron James Ungkap Momen yang Akan Membuatnya Meninggalkan NBA
Kiprah Quin Snyder Menjanjikan, Hawks Beri Kontrak Jangka Panjang
Rumor Celtics, Kepergian Nikola Vucevic dan Peluang Reuni dengan Al Horford
Laga Tak Seimbang antara Sinlui Melawan IPH (Sinlui Unggul 1 'Pemain' di Final Putra Honda DBL East Java North 2016)
Rumor Pergeseran Pelatih di NBA
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Pemain Ingin Setia, Tim Punya Perspektif Berbeda