Komentar Bijak Stephen Curry Soal Keluhan Jonathan Kuminga

| Penulis : 

Ruang ganti Golden State Warriors sedang tidak tenang. Jonatan Kuminga sebelumnya diberitakan kehilangan kepercayaan kepada pelatih Steve Kerr lantaran sedikitnya menit bermain yang didapat. Stephen Curry memberi respon yang bijak terhadap keluhan Kuminga tersebut usai atas Detroit Pistons kemarin.

“Saya pernah dalam posisi itu sebelumnya. Jonathan tidak salah karena sedang kecewa dan kesal dan ingin bermain. Mungkin seharusnya dia bermain (melawan Nuggets). Mungkin juga tidak,” kata Curry.

“Namun, tantangan bagi siapapun di liga ini adalah tidak membiarkan narasi itu disampaikan kepada Anda dan Anda tidak dapat mengatasinya dengan berbicara atau secara langsung dengan pelatih atau apapun masalahnya,” lanjutnya.

Kekesalan Kuminga karena ketidakpuasan terhadap rotasi yang dilakukan Kerr saat melawan Nuggets pada 4 Januari lalu. Kuminga hanya bermain selama 19 menit. Ia hanya menjadi penonton saat Warriors tersalip oleh Nuggets. Apalagi pertandingan itu diakhiri dengan kekalahan dramatis Warriors 127-130 melalui buzzer beater Nikola Jokic.

“Kita semua melalui tantangan kita sendiri. Kita semua menjalani pembelajaran masing-masing. Seperti yang saya katakan, Jonatan tidak salah karena kesal dan frustasi. Saya mendengar pelatih membicarakannya. Pelatih agak setengah becanda tapi serius. Sekitar 15 tahun dia selalu kesal dengan waktu bermainnya. Itulah pokok pembicaraan di setiap ruang ganti,” ujar Curry.

Setelah Kumingan berkeluh kesah itu, Kerr berusaha memperbaiki suasana. Terlihat dalam gim berikutnya melawan Pistons, Kuminga mendapat lebih banyak waktu melantai. Ia bermain dalam 36 menit dan mencetak 11 poin plus 6 rebound.

“Ada cara untuk mengungkapkannya. Cara untuk menyuarakan pendapat tetapi tetap menjaga suasana dalam tim. Saya bangga dengan caranya. Kami membicarakannya sebelum pertandingan. Dia bermain dan beraksi. Jadi profesional. Itu yang Jonathan lakukan.” (rag)

Foto: Ezra Shaw/Getty Images

Populer

Clippers Catat Perubahan Musim Paling Bersejarah di NBA
Reaksi LeBron, Wade, dan Pemain NBA Dalam Malam Bersejarah Bam Adebayo
Doncic + Reaves 62 Poin, Lakers Mendepak Timberwolves dari Posisi Empat
Luguentz Dort Minta Maaf ke Nikola Jokic
83 Poin! Bam Adebayo Melampaui Mendiang Kobe Bryant
Byron Scott: Sudah Waktunya LeBron James Meninggalkan Lakers
James Harden dan Senter-senter yang Bahagia!
Masalah Luka Doncic Dibalik Tripel-dobel Ketujuh Musim Ini
Michael Jordan Akhirnya Ikut Bicara Soal Perdebatan GOAT
Dikeluarkan dari Pertandingan, Jaylen Brown Langsung Berkicau di Medsos