Hangtuah Buang Kesempatan (Seri 3 IBL 2016)

| Penulis : 

Hangtuah Sumsel telah kembali diperkuat oleh Fadlan Minallah. Pringgo Regowo juga sudah bersama Stadium Jakarta. Laga ketat siap tersaji.

Stadium keluar sebagai pemenang dengan skor 59-56. Namun aroma kemenangan tersebut baru terhirup di detik-detik akhir. Hangtuah membuang kesempatan besar setelah unggul jauh sebanyak 16 poin.

Performa Stadium sangat apik di kuarter pertama. Pringgo, Ngurah Teguh dan Wijaya Saputra memberikan kontribusi yang sama baiknya untuk membawa Stadium unggul 18-15. 50 persen tembakan Stadium masuk.

Hangtuah memperbaiki performa di kuarter kedua. Andri "Yayan" Ekayana yang belum mencetak angka di kuarter pembuka menjaringkan enam poin. Sebaliknya, akurasi Stadium menurun. Hangtuah berbalik unggul 30-27.

Stadium terkunci di kuarter ketiga. Dari 13 tembakan, hanya dua yang menemukan sasaran. Pertahanan Hangtuah rapat. Walau Stadium sedikit melakukan kesalahan, akurasi buruk ini membawa mereka tertinggal 47-31 di akhir kuarter tiga.

Pringgo dan Merio Ferdiyansyah menggila di kuarter terakhir. Penetrasi dan aksi keduanya di bawah ring sulit dihentikan Hangtuah. Yayan sempat memberi nafas kepada Hangtuah ketika tembakan tiga angkanya di detik-detik akhir menembus sasaran. Sayang, Stadium menerima dua tembakan bebas yang dieksekusi dengan baik.

Dengan total 16 poin, Pringgo menjadi pengumpul angka terbanyak bagi Stadium. Di Hangtuah, Yayan terbanyak dengan 14 poin.

Populer

Klay Thompson Jadi Penyebab DeRozan Tidak Jadi ke Miami
Anthony Edwards Sudah Punya Julukan Duet dengan LaMelo Ball
Tim-tim Lain Akan Mengincar Luka Doncic Jika Lakers Kesulitan
James Harden Masuk Klub Elite “Pemain Setengah Miliar Dolar”
V.J. Edgecombe Temukan Sisi Berbeda Para Bintang Sixers
Kenapa Klay Thompson Tak Mau "Pulang" ke Los Angeles?
Celetukan Bronny James Tentang Ayahnya
Tolak Tiga Tawaran, Jamal Crawford Tunggu Waktu Tepat Menjadi Pelatih
AirZone BSD Resmi Dibuka, Perkuat Pembinaan Basket Tangerang Selatan
Punya Ikatan dengan LeBron, Sixers Akan Mendatangkan Phil Handy