Luka Doncic semakin impresif saja. Ia mencetak rekor sekaligus menyamai pencapaian legenda NBA Oscar Robertson. Mereka merupakan pemain yang pernah mencapai setidaknya 1500 poin, 500 rebound, dan 500 asis dalam 80 pertandingan pertama di NBA.

Doncic mencetak rekor itu ketika Dallas Mavericks kalah 102-106 dari New York Knicks di American Airlines Center, Dallas, Texas, Amerika Serikat, Jumat 8 November 2019 waktu setempat. Ia mengakhiri pertandingan dengan memperoleh tripel-dobel 38 poin, 14 rebound, dan 10 asis. Sayangnya, delapan kesalahan berbuah serangan baliknya (turnover) membuat tim rugi.

Kendati demikian, Mavericks tahu bahwa Doncic merupakan sosok vital bagi mereka. Garda asal Slovenia tersebut sudah berkali-kali tampil cemerlang. Buktinya, ia bisa menyamai rekor Robertson. Tidak banyak yang bisa menyamainya. Apalagi Doncic baru berusia 20 tahun.

Mavericks juga sangat mengandalkannya untuk menuntun tim bersaing di NBA. Mereka bahkan menata skuat dengan Doncic sebagai pusatnya. Pada 2018-2019, Mavericks menukar sejumlah pemain agar mendapatkan Kristaps Porzingis. Mereka ingin kehadiran senter berkualitas seperti itu membantu Doncic.

Seandainya lancar, garda andalan Mavericks itu bisa jadi pemain besar. Mengingat potensinya di usia muda ini juga besar. Ia sudah menjadi bintang sejak saat bermain di Eropa.

Sebelum ke NBA, Doncic memang sempat berkarier di Benua Biru. Ia bermain untuk Real Madrid dan menjadi juara ACB League sekaligus EuroLeague. Doncic juga mendapat julukan pemain terbaik.

Ketika masuk ke NBA, Doncic langsung menjadi pusat perhatian. Ia seorang ruki yang sudah bermain bola basket profesional sejak remaja. Doncic bahkan langsung menyabet gelar Rookie of the Year dan masuk ke jajaran ruki terbaik tanpa cela.

Pada tahun keduanya, harapan kepada Doncic semakin besar. Mavericks ingin ia mengembalikan tim ke jalan juara. Sebagai awalan, mereka mau Doncic membantu tim untuk menembus playoff lagi. Sebab, Mavericks sudah absen sejak 2016 silam. (put)

Foto: NBA

Populer

Hampir Saja Terjadi Kekacauan di San Antonio
Juara Bertahan Terjungkal, Pelita Jaya Enam Tahun Beruntun ke Final
Persiapan Spurs Hadapi Gim 5 yang Menentukan Nasib Mereka
11 Juni Ditetapkan Sebagai Hari Apresiasi OG Anunoby
Saga Ballooners Bangun Kekuatan Baru Dengan Masukkan Derrick Michael Xzavierro
Lapangan dan Perlawanan
NBA: Blok Anunoby Terhadap Tembakan Fox Sah
Jadwal Final NBA 2026, Spurs vs Knicks Mengulang Sejarah
James Harden Ditangkap Polisi Karena Membawa Senjata Api Secara Ilegal
Bogor Hornbills Ukir Sejarah! Lolos ke Final IBL untuk Pertama Kali