Jaylen Brown menyambut perpanjangan kontrak dari Boston Celtics. Ia sepakat untuk menerima ekstensi berdurasi empat tahun pada Senin, 21 Oktober 2019 waktu setempat. Nilainya mencapai AS$115 juta.

Menurut Adrian Wojnarowski, ESPN, Brown menjadi pemain Celtics pertama dengan perpanjangan kontrak berskala ruki sejak Rajon Rondo pada 2009. Dari rekor itu, tampak tim asal Boston tersebut sangat menghargai pemainnya. Mereka menilai Brown begitu tinggi sampai berani menyodorkan sejumlah uang untuk membuatnya menetap.

Selama tiga musim di Boston, garda berusia 22 tahun itu memang menjelma sosok penting. Ia seringkali tampil sebagai pilihan utama Kepala Pelatih Brad Stevens. Meski belakangan banyak muncul dari bangku cadangan, perannya tidak juga berkurang.

President of Basketball Operations Danny Ainge juga mengetahui itu. Ia melihat Brown memiliki karier yang dahsyat di Boston. Ainge ingin melihat Brown menjadi lebih hebat lagi ke depannya.

“Jaylen telah membuat langkah luar biasa selama tiga tahun terakhir dan telah menjadi pemain yang fantastis bagi kami di kedua sisi lapangan,” kata Ainge seperti dikutip situs resmi klub. “Ia adalah orang yang hebat dan pekerja keras yang, pada usia 22 tahun, dapat mencetak angka dan bertahan melawan pemain-pemain terbaik di NBA. Jaylen adalah seorang profesional sejati yang melakukan pekerjaan hebat dengan menerima perannya musim lalu, dan dia adalah bagian utama dari tujuan juara kami.”

Pada musim panas 2019, Brown juga sempat membela tim nasional Amerika Serikat di Piala Dunia. Sayangnya, ia tidak mampu membawa Paman Sam ke podium tertinggi. Timnas Amerika Serikat tumbang dan terjatuh ke peringkat tujuh. Padahal mereka adalah juara bertahan.

Sekembalinya Brown dari Piala Dunia, motivasinya untuk menjadi lebih baik semakin tinggi. Ia merupakan pemain muda dengan potensi yang masih bisa terus diasah. Stevens dan Ainge akan membantunya untuk menjadi bintang yang sesungguhnya. Seandainya Brown bisa melakukan itu, Celtics juga yang akan memetik hasilnya. (put)

Foto: NBA

Populer

Kevin Durant Ragu LeBron James Pensiun Dalam Waktu Dekat
Luka Dan LeBron Cetak 70 Poin Untuk Hancurkan Rockets
Steve Kerr Sengaja Tidak Mengistirahatkan Stephen Curry
Hawks Raih 11 Kemenangan Beruntun dan Mendekati Posisi Playoff
Brown Resmi Bergabung Dengan Tatum Dalam Pencapaian Rekor Bersejarah Celtics
Paru-paru Kolaps Cade Cunningham dan Kasus Serupa, Termasuk Derrick Michael
Hadapi Masalah Pribadi, Luka Doncic: Basket Memberi Kedamaian
Pelicans Mengganggu Kenyamanan Clippers
Spurs Pecahkan Rekor Tripoin Tim Saat Menghancurkan Kings
Kevin Durant Bisa Reuni Dengan Seattle Jika Ekspansi Disetujui