Hari Suharsono Memilih Terjun Ke Pembinaan

| Penulis : 

Masih ingat dengan Hari Suharsono? Center setinggi 1,98 meter itu pernah menjadi tembok kokoh Pacific Caesar Surabaya di era NBL Indonesia.

Sebelumnya, Hari pernah berlabuh di CLS Knights Surabaya dan Aspac Jakarta. Hingga pada NBL Indonesia musim 2012-2013 ia pindah di Pacific Caesar.

Tidak tahu kapan Hari berhenti bermain, sebab di musim 2014-2015 ia masih ada di roster Pacific Caesar, meski jarang diturunkan. Namun pada IBL 2016, Hari berperan sebagai asisten pelatih Pacific Caesar.

Kini ternyata pria kelahiran Jember, 9 September 1977 itu kembali terlihat di lapangan. Bukan mendampingi Pacific Caesar, namun bertugas sebagai kepala pelatih tim basket SMA Vita Surabaya yang tampil di Honda DBL East Java Series - North Region (Surabaya).

"Betul, sekarang saya ditunjuk sebagai pelatih pelaksana untuk tim basket SMA Vita Surabaya. Saya nantinya tidak hanya di kejuaraan ini saja, tapi menangani ektrakurikuler basket di sekolah tersebut," kata Hari, ketika ditemui usai mendampingi tim putri SMA Vita Surabaya bertanding, Rabu (10 Agustus 2016).

Ditanya lebih lanjut mengenai karirnya di Pacific Caesar, Hari menjawab dirinya sudah tidak lagi bersama klub tersebut. Selain kurang cocok dengan kondisi tim Pacific Caesar, Hari merasa kondisi liga profesional di Indonesia juga belum ada kejelasan.

"Ya kurang cocok saja ada di Pacific Caesar. Apalagi liga kita juga masih ngambang gini. Banyak kabar simpang siur yang beredar. Makin membuat kurang nyaman saja dengan kondisi itu," tegasnya.

Hari kini memang tengah fokus mengembangkan basket di SMA Vita Surabaya. Untuk saat ini hanya tahap penjajakan dulu, nantinya ia ingin tim basket yang dipimpinnya mampu berbicara di tengah persaingan basket antarsekolah di Surabaya.

Foto : Rizki Puji Nur Wahyudi

Populer

Kevin Durant Menggeser Michael Jordan Dalam Poin Terbanyak Sepanjang Masa
Trash Talk Goga Bitadze Berujung Technical Foul ke-16 Luka Doncic
LeBron James Resmi Memecahkan Rekor Robert Parish
Lakers Raih 9 Kemenangan Beruntun, Luke Kennard Jadi Penyelamat
Darius Garland Mencetak Sejarah Clippers Dengan Ledakan 41 poin
Transformasi Pistons, Dari Tim Terburuk Menjadi Tim Terbaik Dalam Dua Musim
Timberwolves Lebih Mungkin Pindah ke Timur Jika Seattle dan Las Vegas Masuk
Thunder Raih 11 Kemenangan Beruntun Meski Sempat Terjadi Insiden di Awal Laga
Trae Young "Mungkin" Absen Hingga Akhir Musim
Pistons Jadi Tim Pertama Wilayah Timur Yang Lolos Playoff