Cleveland Cavaliers kembali mengalami rentetan kekalahan. Cavs mengakhiri catatan enam kali kalah dengan kemenangan atas Atlanta Hawks, akhir bulan Oktober lalu. Namun kini, mereka sudah mengalami tiga kekalahan beruntun. Senin malam, waktu Amerika Serikat, Cavs kalah tipis dengan skor 100-102 atas Orlando Magic. Pelakunya adalah Evan Fournier yang membuat Magic menang di sisa satu detik sebelum buzzer.

Setelah bangkit di babak kedua, Cavs membuka peluang menang di laga ini. Tetapi justru di detik-detik akhir, mereka malah melakukan kesalahan yang fatal. Kesalahan tersebut dilakukan oleh Cedi Osman, Kyle Korver dan George Hill.

Saat laga tersisa 41 detik, Cavs memimpin lima poin setelah tembakan tripoin JR Smith. Kepala Pelatih Larry Drew menarik Smith dan memasukkan pemain bertahan. Ini karena Cavs sudah unggul tujuh poin dan seakan sudah aman dari kejaran Magic. Sayangnya Osman kali ini membuat kesalahan besar. Ia melakukan turn over dan memberi nafas tambahan untuk Magic.

Korver melakukan kesalahan kedua karena tembakannya diblok. Saat itu Korver dan Cavs mencoba melakukan protes. Tetapi tidak berhasil. Justru Evan Fournier yang mendapatkan tembakan bebas setelah turn over Korver tersebut. Saat pertandingan terisa 10 detik, Cavs mencoba memasukkan bola namun tidak berhasil. Kemudian, Hill yang bermain pick-n-roll dengan Tristan Thompson juga tidak berhasil mencetak poin. Di sisa 1,8 detik, skor sama kuat 100-100, dan Magic punya keuntungan membawa bola.

Pemain Cavs tertunduk lesu karena Evan Fournier mampu mencetak tembakan jarak jauh. Meski bukan tripoin, tapi itu sudah cukup membuat Cavs merasakan kekalahan ketiga beruntun. Fournier memang bukan pendulang poin terbanyak, tapi Cavs lupa bahwa sepanjang kuarter keempat, tembakan Fournier selalu tepat sasaran. Kepercayaan diri inilah yang dimanfaatkan oleh Magic yang memberikan Fournier kesempatan melepaskan tembakan.

Nikola Vucevic mencetak dobel-dobel 14 poin dan 10 rebound. Lalu poin terbanyak untuk Magic dicetak oleh Aaron Gordon dengan 23 poin. Lalu Evan Fournier dan Terrence Ross masing-masing menyumbang 15 poin.

Di kubu Cavaliers, Thompson mencetak poin tertinggi musim ini dengan 19 poin dan 16 rebound. Namun ia membuat kesalahan dengan tidak memasukkan tembakan bebas di sisa tiga menit kuarter keempat. Hill mencetak 22 poin dengan 10 dari 12 percobaan tembakan. Tapi ia gagal mencetak poin di detik-detik terakhir. Jordan Clarkson dan JR Smith sama-sama menyumbang 14 poin.

Selanjutnya, Orlando Magic akan menjamu Detroit Pistons. Sedangkan Cavaliers akan menyambut tamunya Oklahoma City Thunder. Kedua laga ini akan berlangsung pada Rabu malam, waktu Amerika Serikat.

Foto: nba.com

Populer

Jepang Tanpa Ampun, Timnas Indonesia Babak Belur di Laga Pertama
Belum Ada Tim Melirik, Apakah Karier NBA Lonzo Ball Akan Berakhir?
Alasan Jonathan Kuminga Memilih Timberwolves
Clippers dan Steve Ballmer Siapkan Gugatan untuk NBA
Anthony Davis Berkunjung ke Lakers, Penonton Dapat Replika Cincin Juara 2020
Josh Hart Tegaskan Knicks Belum Puas, Bidik Juara NBA Beruntun
Kunjungi Markas Mavericks, Donald Trump Singgung Pertukaran Luka Doncic
Dylan Harper Ungkap Pengaruh Besar Gregg Popovich di Awal Kariernya
Belum Pensiun! Dwight Howard Akan Bermain di Liga A Georgia
Ben Simmons Kembali ke NBA, Tapi Kontrak di Kings Belum Sepenuhnya Aman