Kobe Bryant Tawarkan Diri Melatih Anak Shaquille O’Neal

| Penulis : 

Kobe Bryant, legenda NBA dan Los Angeles Lakers, memang sudah berhenti bermain bola basket sejak 2016. Namun, di masa pensiunnya, Kobe tetaplah Kobe—ia punya kesibukannya sendiri. Ia bahkan sempat berlatih dengan beberapa pemain muda, termasuk Jayson Tatum dari Boston Celtics.

Belakangan, Bryant menawarkan diri untuk melatih Shaqir O’Neal, anak Shaquille O’Neal.

Menurut laporan TMZ Sports, Bryant menawarkan diri melatih Shaqir kepada ibunya sekaligus bekas istri Shaq, Shaunie O’Neal. Namun, sang ibu belum juga menerima tawaran itu.

“Kobe selalu menawarkan. Kami begitu jauh satu sama lain, tetapi Kobe selalu menawarkan,” ujar Shaunie.

Shaqir sendiri akan bersekolah di Crossroads di Santa Monica musim depan. Remaja berusia 15 tahun itu akan bergabung dengan LeBron James Jr. di sekolah yang sama. Sementara itu, kakaknya, Shareef O’Neal akan bermain bersama University of California, Los Angeles (UCLA) pada 2018-2019.

Meski pernyataan Shaunie mengindikasikan sang anak tidak akan berlatih dengan Bryant dalam waktu dekat, tawaran itu akan menjadi kesempatan bagus di kemudian hari. Apalagi Bryant sudah bermain dengan Shaq selama di Lakers. Mereka menjuarai NBA tiga kali bersama-sama.

Dengan karir Bryant yang gemilang dan pertemanannya dengan sang ayah, ia bisa saja membuat Shaqir menjadi penerus O'Neal yang seorang juara.

Foto: NBA.com

Populer

Kekecewaan dari Nagoya, David Singleton: Kami Harus Evaluasi Segalanya
Resmi! Kawhi Leonard Kembali ke Toronto
Amerika Serikat Juara Piala Dunia Bola Basket Wanita FIBA Lima Kali Beruntun
Hilang Momentum Menit Akhir, Indonesia Tanpa Kemenangan di Asian Games 2026
Alasan Durant Tidak Mau Menukar Jersei di Lapangan
Breanna Stewart Cetak Sejarah, Dua Kali Terpilih MVP Piala Dunia
Pensiun Sebagai Pemain, Taj Gibson Jadi Asisten Pelatih Bulls
Gagal Datangkan LeBron, Steve Kerr Ungkap Reaksi Tak Terduga Penggemar Warriors
Bukan Cuma Gelar NBA, Jaylen Brown Ingin Tinggalkan Warisan Lebih Besar
Jaksa Federal Turun Tangan, Kasus Clippers Potensi Masuk Ranah Kriminal