Merek olahraga asal Jepang, Mizuno, tengah melakoni perayaan 20 tahun sepatu lari seri Wave Rider. Edisi tersebut dirilis pada 1998 dengan inspirasi bangunan tradisional Jepang yang nyaman dan kokoh. Tahun 2018, Mizuno berencana merilis beberapa edisi khusus Wave Rider dengan menggandeng butik sneaker serta penggiat fesyen internasional. Kali ini, media fesyen asal Jerman, Highsnobiety, berkesempatan menelurkan karyanya di edisi 20 tahun Mizuno Wave Rider.

Sepatu lari bersol tebal itu diwarnai ulang menggunakan warna yang terinspirasi dari burung phoenix. Burung itu jadi gambaran semangat Mizuno dalam menyediakan perlengkapan olahraga lintas cabang. Selama 120 tahun, Mizuno telah jadi rujukan produk olahraga bagi masyarakat Jepang.

Detail yang ditampakkan pada sepatu ini pun memuat karakter burung phoenix. Highsnobiety menggabungkan warna merah, abu-abu, putih, serta hitam di sekujur bagian atas sepatu. Tak hanya itu, teknologi Wave (gelombang) tersemat di bawah tumit serta dimunculkan di bagian sol samping. Mereka juga menggabungkan suede, nubuck, kulit, serta nilon rajut (mesh) dalam satu sepatu.

Pada tahun 1985-1993, Mizuno menjalankan penelitian panjang untuk membuat sepatu lari berteknologi modern yang bisa meraih perhatian khalayak ramai. Sayangnya, program penelitian itu terlalu lama serta menyita banyak biaya. Selain itu, sepatu yang dihasilkan terlalu besar, berat, dan mahal. Untuk itu, Kepala Desainer Mizuno, Takaya Kimura, bertolak ke Amerika Serikat untuk bertemu desainer senior kebangsaan Jepang, Tuan Le, untuk merumuskan solusi terbaik.

Pertemuan Kimura dan Le membuahkan hasil. Mereka mencetuskan penempatan plat plastik berbentuk gelombang di bawah tumit. Plat itu dijanjikan lebih awet dari teknologi Air Bubble milik Nike. Saat beban tubuh menekan plat, gelombang itu akan mengendur dan menyimpan momentum. Ketika kaki terangkat, momentum itu dilepaskan ke atas seiring dengan plat gelombang yang kembali seperti semula. Proses itu menghasilkan kenyamanan yang diharapkan pelari jarak menengah dan jauh.

Walau diperuntukkan untuk keperluan performa, Mizuno Wave Runner cukup populer di ranah penikmat sepatu olahraga era 1990-an. Wajar bila edisi ini mampu bertahan hingga 20 tahun di tengah persaingan sepatu olahraga yang beragam di dunia. Ranah fesyen era 2018 kembali mempopulerkannya.

Foto: Highsnobiety

Populer

Memahami Pertukaran LaMelo Ball
Dampak Pertukaran LaMelo Ball dan Naz Reid pada Wolves dan Hornets
Janji Stephen Curry kepada Yaxel Lendeborg
Daftar Pemain Undrafted dengan Kontrak Terbesar Dalam Sejarah
Masuk Musim ke-20, Al Horford Tetap Bersama Warriors
Kontrak Fantastis dari Lakers, Austin Reaves Pasang Target Juara dengan Doncic
Becky Hammon Mengaku Salah, Tapi Tolak Minta Maaf ke Jalen Brunson
Austin Reaves Dapat Kontrak Senilai 185 Juta Dolar AS
Branch Menggila 37 Poin, Hornbills Menyeret Pelita Jaya ke Gim 5
Asosiasi Pelatih NBA Menyoroti Kontrak Micah Nori dengan Portland Trail Blazers