Las Vegas semakin dekat untuk memiliki tim NBA. Kini tersisa tiga kelompok investor yang berkompetisi untuk mendapatkan hak kepemilikan tim NBA pertama di Ibu Kota Hiburan Dunia tersebut.
Menurut laporan dari ESPN, NBA sedang meninjau tiga proposal final sebelum menentukan kelompok investor yang akan menjadi pemilik tim baru NBA di Las Vegas. Keputusan diperkirakan diambil dalam waktu dekat.
Tiga kandidat kelompok pemilik tim NBA Las Vegas tersebut adalah Nancy Walton Lauri dan Bill Laurie, Steve Apostolopoulos dan Marc Larsy, serta Bill Foley dan Jerry Colangelo. Mereka memiliki latar belakang berbeda dalam bisnis dan kepemilikan olahraga yang menjadi modal dalam persaingan mendapatkan tim baru.
Baca juga: Harga Fantastis Tim Baru NBA, Las Vegas Tembus Rp166 Triliun
Kelompok Nancy Walton Laurie dan Bill Laurie memiliki pengalaman dalam kepemilikan olahraga. Bill Laurie sebelumnya merupakan pemilik NHL St. Louis Blues. Nancy merupakan putri James “Bud” Walton yang merupakan salah satu pendiri Walmart.
Kemudian Steve Apostolopoulos dengan Marc Lasry. Apostolopoulos pernah mengajukan tawaran membeli Washington Commanders (NFL) dan Ottawa Senators (NHL). Lasry sendiri memiliki pengalaman sebagai salah satu pemilik Milwaukee Bucks pada 2014 hingga 2023.
Sementara itu, Bill Foley dan Jerry Colangelo menjadi kandidat terkuat. Foley merupakan pemilik mayoritas Las Vegas Golden Knights (NHL). Colangelo sendiri pernah memiliki Phoenix Suns dan tokoh berpengaruh dalam sejarah bola basket Amerika Serikat.
Baca juga: Ingin Ulang Kesuksesan di NHL, Bill Foley Ajukan Tawaran Ekspansi Las Vegas
Jika kelompok Foley dan Colangelo terpilih, rencananya tim NBA tidak akan berbagi arena dengan Golden Knights. Kelompok tersebut disebut berencana membangun arena baru. Golden Knights tetap menggunakan T-Mobile Arena.
T-Mobile Arena sendiri masih menjadi salah satu opsi yang secara teknis dapat digunakan oleh tim NBA. Arena tersebut bahkan pernah menjadi lokasi penyelenggaraan NBA Cup dan Summer League.
Biaya ekspansi tim NBA di Las Vegas diperkirakan mencapai 12-13 miliar dolar AS. Angka tersebut mencangkup nilai tim serta kebutuhan arena baru. Tetapi untuk rincian pembagian antara biaya waralaba dan pembangunan arena belum sepenuhnya dijelaskan.
NBA kemudian akan menjalani proses persetujuan formal untuk dua tim ekspansi sebelum akhir tahun. Selain Las Vegas, Seattle juga menjadi kandidat kota yang akan mendapatkan tim baru.
Ekspansi tim NBA ditargetkan paling cepat pada musim 2028-2029. Jika kelompok investor yang tidak terpilih dalam persaingan di Las Vegas, mereka masih diperhitungkan untuk proses kepemilikan tim Seattle.
NBA terakhir kali menambah tim pada 2004 dengan bergabungnya Charlotte Bobcats. Jika rencana ekspansi Las Vegas dan Seattle berjalan sesuai target, NBA akan memasuki babak baru setelah lebih dari dua dekade tanpa penambahan jumlah tim. (rag)
Foto: The Sporting News