Peran Besar Menanti Damian Lillard di Portland

| Penulis : 

Portland Trail Blazers memasuki musim baru dengan wajah yang nyaris berbeda. Namun, di tengah perubahan besar itu, ada sosok yang sudah menjadi identitas tim. Damian Lillard siap kembali bermain setelah absen sepanjang musim lalu.

Lillard kembali ke Portland setelah absen sepanjang musim lalu karena cedera Achilles. Kehadirannya menjadi salah satu cerita utama ketika Blazers menggelar media day untuk menyambut musim baru.

Blazers melakukan perubahan besar. Tom Dundon menjadi wajah dari kelompok pemilik baru. Setelah itu, Blazers melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap lebih dari 70 staf pada musim panas.

Baca juga: Damian Lillard Pamer Akurasi Tembakan 94 Persen Setelah Cedera Achilles

Perubahan kemudian terjadi di posisi pelatih. Tiago Splitter yang menjadi pelatih interim musim lalu mengundurkan diri. Ia bergabung dengan Chicago Bulls. Sebagai gantinya, Balzers menunjuk Micah Nori sebagai kepala pelatih baru.

Trail Blazers juga membuat keputusan besar di bursa pemain. Pada akhir Juni, tim yang didirikan pada 1970 itu menukar Jerami Grant dan Kris Murray ke Memphis Grizzlies demi mendapatkan Ja Morant.

Morant sendiri datang ke Portland setelah menjalani periode penuh gejolak di Memphis. Ia mengatakan membutuhkan awal yang baru setelah berbagai persoalan selama berada di Grizzlies terus menjadi pembicaraan.

“Karier kita semua pasti mengalami pasang surut. Pada akhirnya, semuanya adalah bagian dari perjalanan. Yang terpenting adalah bagaimana kita merespons berbagai pengalaman, kritik, maupun masa-masa ketika berada di puncak,” ucap Lillard.

Baca juga: Deretan Pelatih Baru dan Pelatih dengan Tim Baru di NBA 2026-2027

Kedatangan Morant membuat komposisi Trail Blazers semakin menarik. Mereka kini memiliki sejumlah pemain yang bisa beroperasi sebagai point guard. Termasuk Morant, Lillard, Jrue Holiday, dan Scoot Henderson.

Di tengah perubahan tersebut, Lillard membawa sesuatu yang tidak dimiliki banyak pemain lain di roster Trail Blazers yakni pengalaman panjang bersama waralaba selama 12 tahun. Lillard menjadi salah satu pemain yang paling memahami identitas dan kultur tim.

Lillard memulai karier sebagai No. 6 NBA Draft 2012. Ia sempat pindah ke Milwaukee Bucks pada 2023. Pemain 36 tahun itu kemudian kembali ke Portland setelah Bucks tersingkir di playoff pada 2025 dan mengalami cedera Achilles.

Dengan Lillard kembali dan Morant menjadi tambahan baru, Blazers memiliki banyak hal yang harus disatukan. Namun, Lillard setidaknya memberikan satu hal yang familiar bagi Trail Blazers yaitu sosok lama yang kembali untuk membantu memimpin era baru mereka. (rag)

Foto: NBA

Populer

Jadi Wajah Baru Lakers, Luka Doncic Justru Tak Mau Jadi Penguasa
Kontrak Pistons Masih Buntu, Kegiatan Jalen Duren Ikut Tergangggu
Dennis Schroder Tidak Mau Menetap di AS Setelah Pensiun dari NBA
Joel Embiid Jelaskan Kondisinya Jelang Musim 2026-2027
Tim Putri Raih Emas, Korea Selatan Menguasai Asian Games 2026
Dari No. 1 Pick hingga Jadi Aset Pertukaran, Risacher Bingung Dilepas Hawks
JJ Redick Soroti Perkembangan Tiga Pemain Muda Lakers
LeBron James Rasakan Sambutan Hangat Dalam Debut Media Philly
Lawan Jadi Kawan, LeBron Ungkap Kedekatannya dengan Jaylen Brown
Luka Doncic Tak Terbebani Jadi Pemimpin Lakers Setelah LeBron Pergi