Dennis Schroder Tidak Mau Menetap di AS Setelah Pensiun dari NBA

| Penulis : 

Dennis Schroder sudah 13 tahun menjalani hidup di Amerika Serikat. Namun, ketika kariernya di NBA berakhir nanti, pemain asal Jerman itu justru tidak berniat menetap di Negeri Paman Sam.

Schroder sudah punya tempat yang ingin dijadikan rumah setelah gantung sepatu. Kota kelahirannya, Braunschweig, Jerman, menjadi pilihan utama untuk menjalani kehidupan pasca pensiun nanti.

Hal tersebut diungkapkan Schroder saat tampil dalam OMR Podcast. Ia mengaku pengalaman selama lebih dari satu dekade di AS sudah cukup untuk membuatnya tahu di mana ia ingin menghabiskan masa setelah karier basketnya berakhir.

Baca juga: “Petualangan” Dennis Schroder Berlanjut, Hornets Jadi Tim ke-12

“Amerika Serikat bukan untuk saya. Setelah 13 tahun, saya bisa mengatakan dengan pasti bahwa saya tidak akan tinggal di Amerika Serikat setelah karier saya,” kata pemain yang saat ini membela Charlotte Hornets itu.

Perjalanan Schroder di AS memang melelahkan. Setelah terpilih sebagai No. 17 NBA Draft 2013 oleh Atlanta Hawks, Schroder sudah berganti 12 tim. Terbaru saat Cleveland Cavaliers menukarnya ke Hornets dalam transaksi yang melibatkan lima tim pada Agustus lalu.

Pengalaman tersebut membuat Schroder punya kesempatan untuk mengenal berbagai wilayah di Amerika Serikat. Namun, tidak ada satu pun yang membuatnya ingin menjadikan AS sebagai rumah permanen setelah pensiun.

Sebaliknya, Braunschweig tetap memiliki tempat khusus bagi Schroder. Kota tersebut bukan hanya tempat kelahirannya pada 1993. Tetapi juga lokasi awal perjalanan basket profesionalnya.

Baca juga: Jerman Putus Tren Positif Polandia Lewat Drama Overtime

Schroder bahkan memiliki hubungan yang semakin kuat dengan klub basket lokal, Basketball Lowen Braunschweig. Ia telah berinvestasi di klub tersebut dan kini menjadi salah satu sosok penting dibalik perkembangan tim.

Meski begitu, Schroder tidak menutup kemungkinan memiliki tempat tinggal kedua. Ia berencana membagi waktu bersama keluarganya di antara dua lokasi. Namun, untuk saat ini, ia belum menentukan di mana lokasi keduanya.

Sebelum menginjakkan kaki di Charlotte, Schroder telah melalui perjalanan panjang di berbagai negara bagian. Dalam enam musim terakhir, ia telah pindah tim 10 kali. Hawks menjadi masa terlama selama lima musim. Kemudian Schroder memperkuat Thunder, Lakers, Celtics, Rockets, Raptors, Nets, Warriors, Pistons, Kings, hingga Cavaliers.

Sementara itu, Schroder memiliki ikatan kuat dengan basket Jerman. Ia menjadi MVP ketika membawa Jerman meraih gelar Piala Dunia FIBA 2023. Dua tahun kemudian, ia kembali meraih penghargaan MVP pada EuroBasket 2025. (rag)

Foto: NBA

Populer

Tim Putri Raih Emas, Korea Selatan Menguasai Asian Games 2026
JJ Redick Soroti Perkembangan Tiga Pemain Muda Lakers
Dari No. 1 Pick hingga Jadi Aset Pertukaran, Risacher Bingung Dilepas Hawks
Tinggi Badan Cooper Flagg Dikoreksi
Kontrak Baru Warriors Antar Stephen Curry ke Rekor Finansial NBA
Ada Hal yang Membuat Kyrie Irving Nyaman di Mavericks
Lakers Jawab Kritik Marcus Smart
Tyrese Haliburton Menuju Musim Baru Tanpa Pembatasan
Penyesalan LeBron di Lakers, Parade Juara yang Tidak Pernah Terwujud
Finish Posisi Keenam, Indonesia Ukir Pencapaian Terbaik di Asian Games