Golden State Warriors memang gagal mendapatkan LeBron James pada bursa free agency NBA 2026. Tapi penggemar Warriors tidak sepenuhnya menyesali hal tersebut. Pelatih Warriors Steve Kerr justru mendapat reaksi mengejutkan meski timnya tidak jadi diperkuat oleh salah satu pemain terbaik sepanjang masa itu.
Dalam acara The Tom Tolbert Show, Kerr menceritakan soal kegagalan tim mendatangkan LeBron yang ternyata tidak sepenuhnya disesali oleh para penggemar. Mereka mengaku lega karena LeBron tetap menjadi rival.
“Saya rasa ini bukan berita yang benar-benar mengejutkan. Saya juga tidak merasa akan terkena denda karena mengatakan ini. Tetapi rasanya LeBron memang tidak pernah benar-benar akan datang ke sini,” kata Kerr.
Baca juga: Trio Sixers Beraksi, LeBron, Brown, Maxey Siap Jadi Ancaman Baru NBA
Meski begitu, Kerr mengaku mendapat pengalaman menarik ketika bertemu dengan penggemar Warriors di kawasan Bay Area. Beberapa penggemar justru mengatakan mereka senang Warriors tidak mendapatkan LeBron.
“Menarik juga mendengar para penggemar di sekitar Bay Area. Orang-orang tiba-tiba menghampiri saya dan berkata, ‘Saya senang kami tidak mendapatkan LeBron,’” ujar pelatih dengan empat cincin juara itu.
Selama musim panas, Warriors menjadi salah satu tim yang dikaitkan dengan LeBron. Warriors disebut berambisi memasangkan LeBron dengan Stephen Curry, yang sebelumnya terkenal dengan rivalitasnya.
Baca juga: Rich Paul Sebut Kompensasi Ideal Warriors untuk Jasa Besar Stephen Curry
Tapi rumor itu berakhir seiring dengan bergabungnya LeBron ke Philadelphia 76ers, yang menjadi pelabuhan terakhir di kariernya. Dengan begitu, LeBron akan selalu dalam posisi sebagai lawan Warriors.
Menurut Kerr, perasaan tersebut bisa dipahami karena rivalitas merupakan bagian penting dalam olahraga. Ia kemudian membandingkan situasi tersebut dengan rivalitas dua legenda NBA yaitu Magic Johnson dan Larry Bird.
Namun, dari sudut pandang seorang pelatih, Kerr mengaku tidak akan keberatan jika mendapat kesempatan menangani LeBron lagi. Ia sebelumnya pernah bekerja bersama LeBron di Timnas Amerika Serikat saat berlaga di Olimpiade Paris 2024.
Rivalitas LeBron dan Warriors memang memiliki sejarah panjang. LeBron membawa Cleveland Cavaliers menghadapi Warriors di empat Final NBA beruntun pada 2015 hingga 2018. Setelah LeBron pindah ke Los Angeles Lakers, duel kedua kubu juga tetap menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan.
“Saya rasa para penggemar, karena memiliki ikatan emosional dengan tim, rivalitas, dan segala hal semacam itu, menganggap gagasan tersebut sebagai sesuatu yang aneh. Itulah reaksi yang saya dengar dari banyak orang,” pungkasnya. (rag)
Foto: NBC Sports