Josh Hart Tegaskan Knicks Belum Puas, Bidik Juara NBA Beruntun

| Penulis : 

New York Knicks menutup NBA 2025-2026 dengan gelar yang bersejarah. Tapi saat musim berganti, tim asuhan Mike Brown itu justru tidak mendapat status favorit sebagai juara. Pemain Knicks Josh Hart justru menjadikan keraguan itu sebagai motivasi untuk meraih gelar beruntun.

Hart menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pertandingan perempat final US Open 2026 antara Alexander Zverev dan Botic van de Zandschulp pada Rabu (9/9) di New York. Hart ditanya mengenai posisi Knicks setelah menjadi juara NBA 2026.

Jawaban Hart cukup tegas. Menurutnya Knicks justru belum dianggap sebagai juara favorit untuk mempertahankan gelar. “Saya rasa tidak banyak yang menjagokan kami untuk kembali juara. Jadi, kami menjadikannya sebagai motivasi. Kami masih menjadi pemburu,” ucapnya.

Baca juga: Jalen Brunson Buka Musim SNL ke-52, Pemain Knicks Pertama Jadi Host

Knicks mengakhiri penantian meraih gelar setelah 53 tahun. Mereka mengalahkan San Antonio Spurs 4-1 di Final NBA 2026. Babak tersebut juga menjadi panggung terbesar Knicks setelah tahun 1999.

Hart merasa Knicks masih berada dalam posisi sebagai penantang gelar. Keraguan terhadap kemampuan mereka untuk mengulang kesuksesan musim lalu justru ingin dimanfaatkan sebagai motivasi.

“Kami belum puas hanya dengan satu gelar. Target berikutnya adalah meraih satu gelar lagi. Jadi, kami tetap menjadi pemburu dan kami suka berada dalam posisi seperti itu,” kata pemain dari Villanova University itu.

Hart menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Knicks menuju gelar. Ia mencatat rata-rata 11,6 poin, 7,7 rebound, dan 4,8 asis dalam 85 gim sepanjang musim 2025-2026, termasuk playoff. Ia juga menembak 39 persen dari tripoin.

Baca juga: Comeback Spektakuler Knicks di Playoff NBA 2026, Mikal Bridges Ungkap Rahasianya

Posisi Knicks memang tidak diunggulkan mengingat adanya perubahan dari tim-tim Wilayah Timur dalam jeda musim panas ini. Sejumlah analis memperkirakan Knicks akan menghadapi persaingan ketat untuk kembali ke Final NBA lagi.

Misalnya Philadelphia 76ers. Mereka memiliki tim bertabur bintang setelah mendapatkan LeBron James dan Jaylen Brown. Sebelumnya Sixers sudah memiliki sederet pemain papan atas yaitu Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan ruki berbakat V.J. Edgecombe.

Kemudian Miami Heat juga membuat gebrakan dengan mendatangkan Giannis Antetokounmpo. MVP NBA dua kali itu datang melalui pertukaran yang mengirim aset besar, termasuk Tyler Herro, ke Milwaukee Bucks.

Knicks sendiri memilih mempertahankan sebagian besar kerangka tim juara mereka. Salah satu kehilangan penting adalah Mitchell Robinson yang kini bergabung dengan Boston Celtics.

Hart menilai kekuatan Knicks bukan sekadar soal kemampuan individu. Ia menekankan pentingnya memilki kekompakan dan kesediaan setiap pemain untuk mengesampingkan ego.

“Bagi kami, semuanya tentang saling membantu. Kami semua punya karakter yang baik dan menyadari bahwa jika setiap orang bersedia berkorban, tidak mengedepankan ego, dan tidak egois, kami bisa melangkah jauh. Kami bisa mencapai apa yang kami inginkan di akhir musim,” imbuhnya. (rag)

Foto: David L. Nemec/NBAE via Getty

Populer

Rich Paul Sebut Kompensasi Ideal Warriors untuk Jasa Besar Stephen Curry
Lakers Akan Resmikan Patung Phil Jackson pada 9 April 2027
Clippers Berniat Mempertahankan Brandon Ingram
Raptors Tetap Jadi Prioritas Kawhi Leonard
Pindah Agensi, Domantas Sabonis Dikabarkan Ingin Meninggalkan Sacramento
Tim Putri AS Lolos Perempat Final Piala Dunia Bola Basket Wanita FIBA ​​2026
Kontingen Asian Games 2026 Dikukuhkan, Indonesia Bidik Empat Emas
Philadelphia 76ers Siapkan Arena Baru, Rencana Dibuka pada 2030
Nike Merombak Desain Koleksi Pakaian NBA
Tidak Banyak Klub Yang Tertarik Dengan Kevin Durant Melalui Bursa Transfer