Bola basket menjadi salah satu cabang olahraga yang dimulai lebih awal sebelum upacara pembukaan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Pertandingan 5-on-5 putra dijadwalkan mulai Kamis (10/9) di Aichi International Arena, Nagoya. Sembilan hari sebelum pembukaan di Paloma Mizuho Stadium.
Ada 12 tim putra dan 11 tim putri yang bertanding. Pertandingan 5-on-5 putra pada 10-20 September 2026. Beririsan dengan 5-on-5 putri yang berlangsung pada 17-26 September 2026.
Kategori putra terbagi dalam tiga grup yang berisi empat tim. Dalam babak penyisihan, dua peringkat teratas masing-masing grup dan dua runner up terbaik yang akan lolos ke perempat final yang menggunakan babak gugur.
Baca juga: Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Timnas Indonesia ke Asian Games 2026 Berubah
Indonesia masuk dalam Pool A. Persaingan grup ini sangat berat. Pool A dihuni oleh Jepang sebagai tuan rumah dan Korea Selatan serta Arab Saudi. Dua tim pertama merupakan tim yang berpengalaman di turnamen internasional.
Pool B berisi Iran, Yordania, Taiwan, dan Qatar. Kemudian persaingan Pool C tidak kalah menarik. Grup tersebut dihuni oleh Cina, Filipina, Bahrain, dan Kazakhstan yang berebut tempat terbaik.
Filipina berstatus sebagai juara bertahan. Mereka meraih emas di Asian Games 2022 Hangzhou. Dalam babak final tersebut, Filipina berhasil mengalahkan Yordania dengan skor akhir 70-60.
Baca juga: Daftar 12 Pemain Timnas Putra Indonesia untuk Asian Games 2026
Perempat final dijadwalkan berlangsung pada 16 September. Dilanjutkan semifinal pada 18 September. Perebutan medali perunggu dan pertandingan final kemudian digelar pada 20 September 2026.
Sementara itu, kategori putri dibagi dalam tiga grup. Pool A menjadi satu-satunya yang berisi tiga tim yaitu Cina, Indonesia, dan Thailand. Pool B diisi Jepang, Filipina, Kazakhstan, dan Hongkong. Kemudian Korea Selatan, Taiwan, Mongolia, dan Malaysia di Pool C.
Cina menjadi juara bertahan. Pada Asian Games 2022, mereka mengalahkan Jepang melalui skor tipis 74-72. Cina masih menjadi salah satu kandidat kuat. Ini membuat perjalanan Indonesia tidak akan mudah di Asian Games.
Timnas Putra Indonesia sendiri telah tiba di Jepang pada Selasa (8/9) waktu setempat. Tim asuhan David Singleton itu harus melalui perjalanan panjang dari Jakarta-Surabaya-Singapura-Jepang karena dampak dari aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. (rag)
Foto: Asian Games 2026