Julius Randle pernah menjadi bagian dari New York Knicks. Tetapi ketika Knicks bangkit dan meraih gelar NBA setelah 53 tahun, Randle tidak ada di dalamnya. Randle mengaku tidak merasa kecewa atas keputusan Knicks menukar dirinya dua tahun lalu.
Knicks berhasil menjadi juara NBA 2026. Gelar ketiga waralaba tersebut setelah edisi 1970 dan 1973. Dalam Final NBA 2026, Knicks mengalahkan San Antonio Spurs 4-1. Perjalanan Knicks untuk ke titik tersebut juga berliku. Termasuk dengan menukar Randle.
Knicks melalui berbagai masa sulit dan berganti banyak pemain. Salah satu langkah kuncinya pada Oktober 2024. Knicks mengirim Randle beserta Donte DiVincenzo ke Minnesota Timberwolves yang melibatkan Charlotte Hornets. Knicks mendapatkan Karl-Anthony Towns yang nantinya menjadi bagian penting dari skuad juara.
Baca juga: Beban Mental Brooklyn Nets Saat Knicks Juara NBA
Saat ditanya mengenai keberhasilan Knicks tersebut, Randle justru memberikan apresiasi. Most Improved Player 2021 itu menilai gelar juara Knicks merupakan hasil perjalanan panjang yang penuh tantangan.
“Pencapaian organisasi tersebut luar biasa. Sudah lama dinantikan. Dibutuhkan waktu yang sangat lama dan banyak permain berbeda untuk membangunnya menjadi seperti sekarang. Ini luar biasa. Tentu saja saya ingin menciptakan hal yang sama di Brooklyn,” kata Randle salam sebuah wawancara.
Randle sendiri merupakan salah satu pemain yang membantu meletakkan fondasi kebangkitan Knicks. Randle bergabung dengan Knicks melalui free agency pada 2019 setelah memperkuat Lakers dan Pelicans.
Baca juga: Josh Hart Ingin Bertahan, Knicks Menghadapi Dilema Kontrak Besar
Setelah meraih penghargaan individu pada 2021, Randle membantu Knicks kembali ke playoff pertama sejak 2013. Knicks menyelesaikan musim reguler dengan rekor 41-31 dan menjadi salah satu tim yang kembali diperhitungkan di Wilayah Timur.
Namun, perjalanan Randle di New York tidak selalu mulus. Tekanan besar sebagai pemain utama, inkonsistensi performa, serta persoalan cedera membuat masa depannya bersama Knicks mulai dipertanyakan yang berujung pada pertukaran.
Pertukaran Randle dengan KAT pada dasarnya mengubah konstruksi Knicks. Keputusan melepas Randle dan mendatangkan KAR pada akhirnya menjadi salah satu titik balik penting dalam perjalanan menuju gelar.
Setelah dua musim di Minnesota, Randle melanjutkan perjalanan ke Brooklyn. Ia menjadi bagian transaksi empat tim saat Timberwolves mengakuisisi LaMelo Ball dan Josh Green dari Charlotte Hornets. (rag)
Foto: NBA