Perjalanan Timnas Basket Putra Indonesia menuju FIBA Asia Cup 2029 dimulai. Tim asuhan David Singleton itu bertolak menuju Malaysia pada Rabu (26/8). Indonesia akan menghadapi ronde pertama Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 pekan ini.
Indonesia tergabung di Grup C. Tim Merah Putih bersaing dengan Hongkong, Singapura, dan Malaysia. Untuk melanjutkan perjalanan ke fase berikutnya, Indonesia harus mampu finis di posisi tiga besar.
Dalam pengumuman resmi pada Selasa (25/8), Indonesia membawa 12 pemain untuk menghadapi tiga pertandingan di ronde pertama. Mereka telah melakukan pemusatan sejak awal Agustus di Dewa United Arena, Banten.
Baca juga: Siap Tempur di Pra Kualifikasi, Ini 12 Pemain Timnas yang Dibawa ke Malaysia
“Pemain saat ini dalam kondisi siap untuk berjuang di Malaysia. Kami sangat optimistis bisa melewati pertandingan di Malaysia untuk melangkah ke fase berikutnya,” ujar pelatih yang akrab disapa Coach Dave melalui Perbasi.
Indonesia akan membuka perjuangannya dengan menghadapi Singapura pada Jumat (28/8) di Karisma Arena, Seremban. Kemudian bertemu dengan Hongkong pada Minggu (30/8) mendatang. Esok harinya Indonesia langsung melawan tuan rumah Malaysia.
Menjelang persiapan ronde pertama tersebut, Indonesia sudah melakukan empat kali uji tanding. Masing-masing melawan Rans Simba Bogor, dua kali dengan Timnas Singapura, serta Pelita Jaya.
Baca juga: Tim 5x5 Putra Tampil di Asian Games 2026, Empat Pemain Gabung Pelatnas
Dari rangkaian uji coba tersebut, Coach Dave melihat chemistry skuad semakin berkembang. “Saya suka dengan chemistry tim ini. Saya suka energi yang mereka tunjukkan. Saya juga suka melihat bagaimana kami semakin menyatu sebagai sebuah tim,” kata Coach Dave.
Pelatih 38 tahun itu juga menuturkan skuad yang telah dipilih memiliki komposisi yang sesuai dengan kebutuhan tim. Keberagaman kemampuan dan peran yang dimiliki menjadi salah satu kekuatan yang diharapkan bisa membantu tim menghadapi persaingan di Grup C.
“Saya pikir kami memiliki perpaduan pemain yang bagus. Mereka memiliki kemampuan yang berbeda-beda dan bisa menjalankan berbagai peran yang dibutuhkan tim. Hal itu tentu akan sangat membantu kami,” jelasnya.
Jika melewati ronde pertama, Indonesia akan masuk Grup F bersama tiga tim terbaik dari Grup D. Ronde kedua berlangsung dengan format round robin pada 23 November-1 Desember 2026.
Delapan tiket menuju Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 akan diperebutkan oleh tim-tim yang tampil di ronde kedua. Empat tim teratas dari Grup E dan Grup F akan bergabung dengan 16 negara yang sudah lolos berkat keikutsertaan di FIBA Asia Cup 2025. (rag)
Foto: Ariya Kurniawan