Anthony Edwards sempat memicu kontroversi saat Minnesota Timberwolves tersingkir dari semifinal di playoff musim lalu. Namun, pelatih Timberwolves Chris Finch memastikan ada cerita lain di balik tindakan Edwards dalam laga melawan San Antonio Spurs tersebut.
Momen tersebut terjadi di Gim 6. Timberwolves tertinggal 95-128 di kuarter keempat. Edwards menghampiri kubu Spurs untuk memberikan ucapan selamat. Padahal waktu masih menyisakan delapan menit.
Tindakan Edwards memunculkan perdebatan. Bahkan sejumlah mantan pemain NBA seperti Dirk Nowitzki dan Udonis Haslem mengkritik keputusan Edwards yang dianggap terlalu cepat menyerah. Pertandingan belum benar-benar berakhir tapi Spurs dipastikan diambang kemenangan sekaligus mengeliminasi Timberwolves.
Baca juga: Chris Finch Akui Kesalahan Peran Edwards, LaMelo Jadi Solusi Timberwolves
Saat tampil di siniar Road Trippin’ Show, Finch memberikan pandangan berbeda dari situasi tersebut. Ia memahami alasan Edwards melakukan aksi itu. Tapi Finch juga menilai Edwards disalahpahami karena memberikan ucapan selamat terlalu dini.
Finch mengungkapkan bahwa setelah Edwards kembali dari bangku Spurs, ia sempat bertanya apakah sang pemain hendak langsung menuju ruang ganti. Edwards kemudian memastikan dirinya tidak akan meninggalkan rekan-rekannya.
“Kemudian ketika dia kembali, saya berkata, ‘Kamu tidak akan pergi ke ruang ganti, kan?’ Karena itu akan terlihat buruk. Dia menjawab, ‘Tidak mungkin, Coach. Saya akan tetap di sini untuk teman-teman saya,” ungkap Finch.
Baca juga: Tindakan Anthony Edwards di Gim 6 Menuai Kecaman
Detail tersebut menjadi alasan mengapa tindakan Edwards tidak seharusnya langsung dianggap sebagai bentuk menyerah. Edwards memang menyadari bahwa pertandingan sudah berada di luar jangkauan Timberwolves. Tapi ia tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.
Finch juga mengungkapkan bahwa Edwards baru benar-benar ingin menuju ruang ganti setelah buzzer berbunyi. “Ketika bunyi buzzer terdengar, dia memang ingin pergi karena dia kecewa,” jelasnya.
Edwards sebenarnya tampil di seri tersebut setelah sebelumnya mengalami cedera lutut. Ia bahkan sempat diragukan bisa kembali bermain dalam playoff. Tetapi ia berhasil pulih dan tampil pada seri melawan Spurs.
Pada akhirnya, Timberwolves takluk dengan skor akhir 109-139 dari Spurs. Edwards sendiri mencetak 24 poin melalui 9/26 tembakan. Kekalahan itu menghentikan rekor Timberwolves yang dua musim sebelum selalu menembus Final Wilayah Barat. (rag)
Foto: Jesse Johnson/Imagn Images