Jalen Brunson Beri Penjelasan Tentang Cederanya

| Penulis : 

Dalam perkembangan mengejutkan tepat setelah New York Knicks meraih gelar juara NBA 2026, diumumkan bahwa Jalen Brunson menjalani operasi pada pergelangan tangan kirinya. Berbicara di acara Don, Hahn & Rosenberg di ESPN NY Radio pada hari Rabu (15/7) waktu AS, Brunson akhirnya buka suara tentang kapan cedera yang dialaminya benar-benar terjadi.

Jalen Brunson tidak lagi mengenakan penyangga lengan saat tampil di ESPY Awards of The Year setelah menjalani operasi pada pergelangan tangan kirinya awal bulan ini. Dia memenangkan gelar Best Athlete dari Men’s Sports, pada hari Rabu (15/7) waktu AS. Brunson mengalahkan kapten tim nasional sepak bola Argentina Lionel Messi, bintang MLB Shohei Ohtani, dan peraih MVP NFL Matthew Stafford.

Namun Brunson membagikan detail cedera pergelangan tangan baru selama perjalanan Knicks meraih gelar juara NBA. Menurut penuturannya, dia tiba-tiba merasakan sesuatu yang salah di pergelangan tangan kirinya saat melakukan tembakan gratis selama Gim 2 Final Wilayah Timur melawan Cleveland Cavaliers.

"Saya baik-baik saja. Tentu saja, ini akan membutuhkan sedikit waktu," kata Brunson. "Saya tidak ingat ada momen spesifik saat itu terjadi. Saya hanya ingat berada di garis tembakan gratis pada kuarter ketiga atau keempat Gim 2 Final Wilayah Timur dan pergelangan tangan saya mulai terasa lemah."

"Sejak saat itu, saya hanya berusaha mencari tahu apa yang sedang terjadi dan bagaimana cara melanjutkan karena saya tidak akan bisa menyelesaikan apa pun selama waktu itu."

Terungkapnya cedera pergelangan tangan Brunson semakin memperkuat reputasinya di New York, menyoroti ketangguhan legendaris yang ia tunjukkan dan yang menjadi ciri khas perjalanan bersejarah Knicks. Sekaligus membuat Brunson bisa mengukuhkan perjalanan ikonik Knicks meraih gelar juara NBA. 

Apa yang dilakukan oleh pemain bintang tersebut meskipun mengalami cedera sungguh luar biasa. Meskipun menderita cedera pergelangan tangan, Brunson tetap menyelesaikan tugasnya dan memimpin kemenangan bersejarah Knicks dalam kejuaraan.

Dengan rata-rata 32,6 poin, 4,2 rebound, dan 4,6 asis dalam 41,2 menit, ia dinobatkan sebagai MVP Final untuk Knicks. Di Gim 5, ia mengirim Victor Wembanyama dan San Antonio Spurs pulang dengan penampilan gemilang 45 poin yang bersejarah untuk mengamankan gelar juara. (tor)

Foto: people.com

Populer

Portugal Meraih Kemenangan Besar Atas Spanyol
Setelah Menghajar Singapura, Indonesia Tatap Laga Penting Lawan Hongkong
Jonathan Kuminga Tolak Uang Besar Demi Kesempatan Bersama Timberwolves
Turki 7-0 di Kualifikasi Piala Dunia FIBA, Kejar Rekor Sempurna
Datangkan LaMelo dan Kuminga, Timberwolves Bikin Anthony Edwards Puas
Heat Culture Menarik Klay Thompson ke Miami
Ekspansi NBA Makin Dekat, Las Vegas Berpeluang Dipilih Lebih Dulu
Kevin Durant Enggan Sebut Pemain Eropa Lebih Bagus Ketimbang Pemain Amerika
Rui Hachimura Pimpin Jepang Tumbangkan Arab Saudi
Tanpa Doncic, Slovenia Jadi Bulan-bulanan Wembanyama