Kebersamaan Jayson Tatum dan Jaylen Brown menjadi simbol kejayaan Boston Celtics selama hampir satu dekade. Tapi duo Jay tersebut resmi berakhir. Tatum mengaku sulit menerima kepergian Brown.
Dalam sebuah acara peluncuran buku di Massachusetts pada Selasa (7/7), Tatum buka suara tentang pertukaran Brown. Meski sulit menerima kenyataan, Tatum memilih mengenang berbagai pencapaian bersama Brown.
“Anda bermain satu tim dengan seseorang selama sembilan tahun. Saya beruntung bisa mencapai dua Final NBA bersama Jaylen Brown, memenangkan satu gelar juara, dan saling mendorong satu sama lain hingga menjadi pemain seperti kami saat ini,” kata Tatum.
Baca juga: Ditukar Celtics ke Sixers, Jaylen Brown Antusias Tapi Kecewa
Celtics menukar Brown ke Philadelphia 76ers pada minggu lalu. Dalam transaksi tersebut, Sixers memberikan Paul George, dua pilihan putaran pertama, dan dua pilihan putaran kedua untuk Celtics.
Pertukaran tersebut dilakukan demi menjaga fleksibilitas finansial Celtics untuk membangun tim jangka panjang. Celtics kesulitan adanya Tatum dan Brown yang memiliki kontrak supermaks secara bersamaan. Untuk itulah Celtics memutuskan menukar Brown.
Tatum dan Brown selama ini dikenal sebagai salah satu duo paling konsisten di NBA. Mereka pertama kali dipasangkan pada musim 2017-2018 dan berkembang menjadi fondasi utama kebangkitan Celtics.
Dengan memiliki The Jays, Celtics menjelma sebagai langganan penantang gelar. Mereka mencatat lima penampilan di Final Wilayah Timur, dua Final NBA, dan menjadi juara pada musim 2023-2024 yang merupakan gelar ke-18 bagi Celtics dan pertama sejak 2008.
Baca juga: Brad Stevens Ungkap Alasan Celtics Mengirim Jaylen Brown ke Sixers
Kesuksesan itu menjadi simbol era baru Celtics. Tatum dan Brown tidak hanya produktif sebagai pencetak angka. Mereka juga menjadi pemimpin ruang ganti dan wajah waralaba. Tatum dan Brown berperan besar menjaga Celtics tetap bersaing.
Bahkan saat Tatum harus menepi di sebagian besar musim 2025-2026 karena cedera Achilles, Brown tetap bisa menjaga tim untuk bersaing. Pada akhirnya tujuh gim di ronde pertama Playoff NBA 2026 lalu menjadi penampilan terakhir Tatum bersama Brown.
“Ini memang berat. Tapi hal itu justru membuatmu semakin menghargai setiap momen dan waktu yang dilalui bersama. Semuanya berakhir secara tiba-tiba. Tapi itu berarti perjalanan kami tidak sukses. Kami melalui tahun-tahun yang luar biasa. Semua yang kami berikan untuk kota dan organisasi ini sangat berarti,” ucap Tatum.
Meski tak lagi mengenakan seragam yang sama, Tatum berharap Brown dapat terus meraih kesuksesan. Baginya, sembilan tahun kebersamaan yang dipenuhi perjuangan dan prestasi akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan karier mereka masing-masing. (rag)
Foto: Maddie Meyer/AFP