Hampir Saja Terjadi Kekacauan di San Antonio

| Penulis : 

Dalam beberapa jam terakhir, menjelang Gim 5 Final NBA 2026, Ticketmaster menjadi pihak yang mendapatkan sorotan. Hampir saja perusahaan penjual tiket tersebut membuat keamanan dan ketertiban San Antonio terancam, karena pernyataan mereka yang melarang penggemar Knicks dari New York untuk menyaksikan tim kesayangannya bertanding melawan Spurs di Frost Bank Arena, pada hari Sabtu (13/6) waktu AS. 

Foto: bbc.uk

Dalam sebuah catatan di situs webnya untuk pertandingan tersebut, Ticketmaster mengatakan bahwa pembelian oleh mereka yang tinggal lebih dari 150 mil (241 km) dari arena San Antonio akan dibatalkan dan dikembalikan dananya tanpa pemberitahuan. Para penggemar yang datang dari New York untuk menyaksikan Knicks melawan Spurs khawatir mereka akan dilarang masuk.

Gubernur New York Kathy Hochul menulis di media sosial, "Para penggemar Knicks akhirnya selangkah lagi menuju kejuaraan dan hadiahnya adalah tiket mereka dibatalkan?"

Para politisi New York mengecam San Antonio Spurs pada hari Sabtu (13/6) waktu AS, atas kebijakan yang membatasi penjualan tiket awal Final NBA hanya untuk penduduk setempat. Mereka khawatir kebijakan tersebut akan menutup akses bagi ribuan warga New York yang diperkirakan akan membanjiri San Antonio untuk Gim 5, ketika Knicks dapat memastikan gelar juara.

Tentu saja, Ticketmaster langsung kebakaran jenggot. Ticketmaster lantas mengeluarkan pernyataan bahwa tidak ada tiket yang dibeli melalui platform mereka yang "telah atau akan dibatalkan".

"Jika penggemar membeli tiket di Ticketmaster, mereka dapat yakin bahwa mereka mendapatkan tiket asli dan terautentikasi yang akan memungkinkan mereka masuk ke pertandingan malam ini," kata juru bicara Ticketmaster kepada BBC, pada hari Sabtu.

Seorang juru bicara Spurs mengatakan kepada BBC bahwa individu yang kode pos penagihannya berada di luar area yang ditentukan "tidak dapat menyelesaikan pembelian tiket yang terkena pembatasan tersebut".

Namun, "tiket yang telah dibeli sebelumnya tidak akan dibatalkan atau dicabut," tambah juru bicara tersebut.

Pembatasan tersebut, yang dimaksudkan untuk memberi warga lokal peluang lebih baik mendapatkan tempat duduk di pertandingan-pertandingan besar, telah diberlakukan sejak babak playoff NBA dimulai pada bulan April, menurut Spurs. Namun kepanikan, dan kemudian kemarahan, meningkat setelah media AS TMZ melaporkan tentang catatan Ticketmaster tentang pembatasan tiket.

Penggemar yang mengenakan warna oranye dan biru dapat memenuhi setengah arena pada hari Sabtu, ketika Knicks berupaya menutup seri melawan Spurs dan memenangkan kejuaraan pertama mereka dalam lebih dari 50 tahun.

Spurs mengatakan pembatasan geografis hanya berlaku untuk pembelian tiket dan transaksi penjualan kembali melalui Ticketmaster. Situs web lain, seperti StubHub, SeatGeek, dan TickPick, tidak memiliki batasan yang sama.

"Lokasi pembeli asli berdasarkan alamat penagihan tidak selalu mencerminkan siapa yang akhirnya hadir di pertandingan," kata Spurs dalam sebuah pernyataan.

Pembatasan lokasi telah diberlakukan sejak Spurs menghadapi Portland Trail Blazers di babak pertama playoff. Namun, para politisi New York menggunakan media sosial untuk menyatakan kemarahan mereka.

Para penggemar Knicks berbondong-bondong ke San Antonio, sebagian karena harga tiket yang sangat mahal untuk pertandingan di Madison Square Garden, dan dengan harapan Knicks dapat memastikan gelar juara pada hari Sabtu. Tim New York datang ke San Antonio dengan keunggulan 3-1 dalam seri Final NBA.

Pada Sabtu siang, tiket termurah yang tersedia untuk Gim 5 di San Antonio di Ticketmaster adalah 848 Dolar AS. Harga terendah untuk Gim 3 dan 4 di New York sekitar 8.000 Dolar AS. Harga diperkirakan akan melonjak untuk Gim 6 jika Spurs menang pada hari Sabtu dan seri kembali ke New York. (tor)

Foto: San Antonio Express-News

Populer

Joel Embiid Berhasil Hapus Keraguan LeBron Soal Sixers
WNBA All-Star Ungguli Jumlah Penonton NBA All-Star Untuk Pertama Kali
Efek LeBron, Sixers Raih Jatah Maksimal Siaran Nasional
LeBron James dan Semua Hal Baru di Philadelphia
Kabar Baik Mavericks, Kyrie Irving Siap Kembali Musim Depan
Magic Johnson Ungkap Celah Tim Mewah Sixers
Draymond Green Bertahan di Warriors
Tak Dapat "King James", Cavs Merekrut "Super Mario"
Warriors Gagal Dapatkan Jaylen Brown Karena Celtics Pilih Sixers
Apakah LeBron James Layak Dapat Patung Perunggu dari Lakers?