Perjalanan Minnesota Timberwolves di Playoff NBA 2026 telah selesai. Timberwolves kalah 109-139 di Gim 6 semifinal Wilayah Barat oleh San Antonio Spurs. Kekalahan pada Jumat (15/5) di Target Center, Minneapolis itu menghentikan rekor Timberwolves yang dua musim sebelumnya berlaga di Final Wilayah Barat.
Anthony Edwards mengungkap buka suara setelah Timberwolves menelan akhir pahit pada musim ini. Ant-Man tidak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah timnya tumbang 4-2 oleh Spurs. Terutama kekalahan telak dalam dua gim terakhir.
“Kami hanya perlu mendengarkan pelatih. Ya, kami kesulitan memproses informasi dan kemudian menerapkan di lapangan. Kami mencoba melakukan semuanya sendiri. Saya pikir itu masalah kami,” ujar All-Star empat kali tersebut.
Baca juga: Spurs Melaju Ke Final Wilayah Barat Untuk Pertama Kalinya Sejak 2017
Timberwolves kehilangan kendali sejak kuarter kedua. Mereka kesulitan menembus pertahanan Spurs. Timberwolves hanya sanggup meraih 40 tembakan dari 106 percobaan yang setara 38 persen. Berbanding dengan Spurs yang mencapai 49/88 tembakan.
Timberwolves menelan kekalahan 21 poin. Margin terbesar gim ini 22 poin yang terjadi di kuarter keempat. Kekecewaan Edwards terlihat saat ini mendatangi bangku cadangan Spurs untuk bersalaman pada saat timeout. Padahal waktu masih pertandingan masih menyisakan delapan menit.
Edwards mengakui bahwa Spurs unggul dalam segala hal yang tidak bisa diimbangi oleh Timberwolves lagi. “Pada saat itu, Anda tidak tahu bahwa Anda tidak bangkit lagi. Jadi saya hanya memberikan mereka selamat yang pantas mereka dapatkan.”
Baca juga: Anthony Edwards Tidak Panik Meski Timberwolves di Ujung Tanduk
Dalam pertandingan ini, Edwards mencetak 24 poin, 3 steal, 2 rebound dan 2 asis. Edwards berupaya maksimal. Tapi dari 26 percobaan selama 35 menit, Edwards hanya bisa memasukkan 9 tembakan tepat sasaran.
Edwards sebenarnya bermain impresif selama playoff. Tapi minimnya kontribusi konsisten dari pemain lain membuat beban Edwards terlalu berat. Ditambah cedera Achilles yang dialami Donte DiVincenzo di ronde pertama melawan Denver Nuggets.
“Donte membuka ruang tembak dengan sangat baik. Dalam seri seperti ini di mana lawan selalu melakukan penjagaan ganda, saya ingin sekali memiliki Donte dan terus mengoper bola kepadanya dan menembak 20 tripoin. Tapi di cedera dan kami mencoba mencari solusi lain,” kata Edwards.
Kekalahan ini menjadi pukulan besar bagi Timberwolves yang berharap bisa menembus Final Wilayah Barat tiga kali beruntun. Dalam dua edisi sebelumnya, Timberwolves kalah dari Mavericks (2024) dan Thunder (2025) dalam seri lima pertandingan. (rag)
Foto: David Berding/AFP