Jordan Brand kini menjadi salah satu merek sepatu terbesar di dunia. Namun, banyak yang mungkin tidak tahu bahwa merek ini hampir tutup. Seorang sumber terpercaya dari Nike baru-baru ini mengungkapkan bagaimana perusahaan tersebut hampir menghentikan merek ini, dan menjelaskan bagaimana merek tersebut diselamatkan.

Keputusan Michael Jordan untuk pensiun pada tahun 2003 hampir mendorong pemilik Nike, Phil Knight, untuk menutup Jordan Brand, yang berisiko menghancurkan kerajaan bisnis senilai 7,3 miliar Dolar AS.

Wakil presiden Jordan Brand, Howard White, baru-baru ini berbagi di podcast "All The Smoke" tentang bagaimana Nike hampir menutupnya. Dia menjelaskan bahwa salah satu pendiri Nike, Phil Knight, percaya bahwa tidak perlu lagi melanjutkan produksi sepatu Jordan setelah sang legenda pensiun.

Pada April 2003, Jordan pensiun untuk ketiga kalinya dan terakhir. Setelah 15 musim di NBA, ia telah mengumpulkan enam gelar juara NBA, enam penghargaan MVP Final NBA, lima penghargaan MVP NBA, dan 14 kali terpilih sebagai All-Star.

Kesuksesannya membuat para penggemar tetap tertarik padanya, bahkan setelah pensiun. Terlepas dari popularitasnya, Nike pernah mempertimbangkan untuk mengakhiri Jordan Brand setelah kepergiannya dari dunia basket.

White membalas dengan menunjukkan bahwa merek-merek lain yang terkait dengan tokoh-tokoh terkenal terus berkembang bahkan setelah individu-individu tersebut meninggal dunia. Berdasarkan alasan tersebut, Knight membatalkan keputusannya dan mengizinkan Jordan Brand untuk terus beroperasi.

"Pak Knight akan kembali, dan dia berkata, 'Perjalanan yang bagus,'" ungkap White. "Saya berkata, 'Apa yang Anda bicarakan? Saya pikir ini bisa terus berlanjut.' Dia berkata, 'Howard, dia tidak main-main!'"

"Saya berkata, 'Anda tahu, saya berada di depan kampus beberapa hari yang lalu. Tapi saya melihat sebuah mobil berhenti di lampu merah. … Itu adalah Mercedes-Benz. Sepengetahuan saya, Tuan Mercedes sudah meninggal sejak lama.' Dia berkata, 'Baiklah, saya mengerti.'"

Keputusan Knight terbukti sangat penting. Sejak saat itu, Jordan Brand telah berkembang menjadi lini sepatu global yang ikonik, menghasilkan pendapatan sekitar 7,3 miliar Dolar AS pada tahun 2025.

Michael Jordan adalah salah satu nama terbesar, jika bukan yang terbesar, dalam sejarah NBA. Sering diakui sebagai GOAT (Greatest Of All Time), Jordan merevolusi liga. Dia membantu mengangkat NBA, mengubahnya menjadi sensasi global seperti sekarang ini.

Aksi dunk-nya yang menantang gravitasi membuatnya terkenal, menginspirasi banyak atlet muda di seluruh dunia untuk mengidolakannya. Dengan mempertimbangkan hal itu, Nike memanfaatkan daya tarik Jordan, menjadikannya wajah perusahaan dan akhirnya memberinya merek sendiri.

Merek ini menampilkan sederetan atlet global papan atas di berbagai cabang olahraga, yang dipimpin oleh bintang-bintang NBA seperti Luka Doncic, Jayson Tatum, Zion Williamson, dan Russell Westbrook.

Seandainya Nike menghentikan produksi merek tersebut, perusahaan mungkin tidak akan mencapai tingkat kesuksesan yang dinikmatinya saat ini. (tor)

Foto: Shifter Magazine

Populer

Victor Wembanyama Geser Shai Gilgeous-Alexander dari Puncak Klasemen MVP
Cavs Tertarik Memperpanjang Kontrak James Harden
Pemilik Rockets Membeli Connecticut Sun Untuk Menghidupkan Kembali Comets
Peringkat MVP Malah Turun, Luka Doncic: Saya Harus Melakukan Apa Lagi?
Luka Doncic Absen Lawan Wizards Karena Skorsing
Waktu Evaluasi Cedera Stephen Curry Diperpanjang
Bucks Tidak Lolos Playoff Pertama Kali Setelah Satu Dekade
Peluang Playoff Chicago Bulls Tertutup Usai Kalah dari Thunder
Sudah 4 Gim Beruntun, Tripel-dobel Jadi Hal Biasa Bagi Nikola Jokic
Kon Knueppel Semakin Dijagokan Jadi Rookie of the Year 2026